mediapatriot.co.id | Tangerang | Kodam Jaya | –
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah binaan, TNI melalui Babinsa Koramil 04/Ciledug dan Babinsa Koramil 09/Serpong Utara bersama Komponen Pendukung (Komduk) melaksanakan Patroli Sirgentas di wilayah teritorial Kodim 0506/Tangerang, Minggu malam (19/7/2026).
Kegiatan patroli gabungan dimulai pukul 20.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik keramaian, jalan protokol, serta lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pasi Ops Kodim 0506/Tangerang Mayor Inf Heru Susanto mengatakan, patroli ini merupakan bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat sekaligus upaya preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Menurutnya, dalam pelaksanaan patroli para personel tidak hanya melakukan pemantauan wilayah, tetapi juga memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan Kamtibmas.
“Patroli gabungan merupakan langkah nyata aparat untuk hadir di tengah masyarakat pada jam-jam rawan. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang sedang beraktivitas di malam hari,” ujar Mayor Inf Heru Susanto.
Selama patroli berlangsung, petugas juga berinteraksi dengan warga serta pengelola tempat usaha guna mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan masing-masing. Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Selain melakukan pemantauan, personel Babinsa dan Komduk memastikan kondisi wilayah tetap aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas malam dengan nyaman.
Informasi kegiatan TNI di wilayah lainnya dapat diikuti melalui jaringan Banten, serta berbagai kanal keamanan seperti Hukum dan Hukum Kriminal Mediapatriot.co.id.
Hingga kegiatan patroli berakhir, situasi di sepanjang rute yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kendala yang menonjol selama pelaksanaan kegiatan.
(Redaksi)


