Kota Bekasi, MPN
Senyum ceria nampak terlihat di wajah para anak yatim saat menuju kawasan Wisata Alam Goa Lalay yang terletak di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu (2/8). Keberangkatan mereka dimulai pagi hari dari Kantor Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, dengan menumpangi 10 unit mobil Odong-odong (kendaraan modifikasi sebagai wahana wisata) dengan dikawal sejumlah personil Pokdarkamtibmas Kelurahan Ciketingudik yang menggunakan sepeda motor.
Seluruh peserta perjalanan wisata bertajuk Rihlah Ceria dan Santunan Yatim ini dilepas langsung Ketua LPM Ciketingudik, Salim Smasudin. Program ini digagas para pengurus RW 02, RW 03, dan RW 04 Ciketingudik bersama para pengelola rumah yatim di lingkungannya masing-masing.
Bukan hanya jalan-jalan menikmati wisata alam Goa Lalay, sebanyak 102 anak yatim ini juga menerima santunan dan bingkisan. Tak ayal, kegiatan ini memberikan keceriaan dan kebahagiaan para anak yatim yang notabene berasal dari kalangan keluarga tidak mampu ini.
Meski demikian, ada momen haru dalam kegiatan tersebut. Yakni saat seluruh peserta rihlah mengucapkan doa bersama secara khusuk untuk kesembuhan Ketua RW 02 Ciketingudik, Suro Sinar Suryo, yang tidak ikut kegiatan ini karena sedang menderita sakit.
Saat diajak berbincang, Ketua RW 03 Ciketingudik, Ateng Parman, menjelaskan kegiatan ini merupakan program rutin yang dilakukan para pengelola rumah yatim dengan memberikan santunan untuk anak-anak yatim. “Dan untuk kali ini, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dan keceriaan dengan mengajak para anak yatim jalan-jalan atau rihlah ceria menikmati wisata alam di Goa Lalay,” katanya.
Ateng menyebut dana santunan yang terkumpul merupakan hasil donasi dari warga sekitar, karyawan perusahaan, dan segenap stakeholder yang ada di tiap lingkungan. “Tujuan kami hanya satu yakni berbagi berkah dan kepedulian terhadap anak yatim, agar mereka bisa nerasakan kebahagiaan yang sama dirasakan anak-anak lainnya, alhamdulillah program rutin santunan ini masih bisa terlaksana sampai saat ini,” ulasnya.
Ateng berharap kegiatan ini memotivasi seluruh lapisan masyarakat Ciketingudik untuk lebih peduli dengan nasib hidup para anak yatim. “Kami juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kegiatan ini dan secara rutin menyisihkan sedikit rejeki untuk membahagiakan para anak yatim,” pungkasnya. (Mul)


