mediapatriot.co.id | Connecticut | Berita Hari Ini | Bitmine Immersion Technologies, Inc. (NYSE: BMNR) mengumumkan total kepemilikan aset kripto, kas, dan sekuritas yang dapat diperdagangkan mencapai sekitar US$11,3 miliar. Perusahaan menyatakan telah menguasai sekitar 5.797.813 Ethereum (ETH) atau setara dengan sekitar 4,8 persen dari total pasokan Ethereum dunia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui siaran pers resmi perusahaan pada Selasa (4/8/2026), sekaligus menegaskan posisi Bitmine sebagai salah satu perusahaan publik dengan cadangan Ethereum terbesar di dunia.
Berdasarkan laporan perusahaan per 2 Agustus 2026, selain memiliki hampir 5,8 juta ETH, Bitmine juga memegang 209 Bitcoin (BTC), kas dan sekuritas senilai US$173 juta, serta investasi strategis pada sejumlah perusahaan teknologi. Total nilai aset tersebut menempatkan Bitmine sebagai salah satu perusahaan dengan eksposur aset digital terbesar di pasar global.
Chairman Bitmine, Thomas “Tom” Lee, mengatakan perusahaan terus menjalankan strategi akumulasi Ethereum sejak pertengahan 2025. Dalam sepekan terakhir saja, perusahaan menambah sekitar 10.399 ETH dan juga melakukan pembelian kembali 4,5 juta saham sebagai bagian dari program buyback senilai US$4 miliar.
Menurut Tom Lee, sepanjang Juli 2026 Ethereum mencatat kinerja yang melampaui Nasdaq 100 hingga sekitar 2.500 basis poin. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan semakin kuatnya fundamental Ethereum sebagai salah satu aset digital utama dunia.
Bitmine juga mengungkapkan bahwa sekitar 4.917.189 ETH miliknya telah ditempatkan dalam program staking melalui platform MAVAN (Made in America VAlidator Network). Dengan jumlah tersebut, perusahaan memperkirakan potensi pendapatan staking tahunan dapat mencapai sekitar US$247 juta hingga US$291 juta apabila seluruh kepemilikan ETH telah ditempatkan dalam staking.
Selain memperkuat kepemilikan aset digital, Bitmine sebelumnya juga telah masuk ke dalam indeks Russell 1000 serta terus memperluas layanan infrastruktur blockchain, staking institusional, validasi aset digital, hingga investasi pada berbagai proyek teknologi berbasis blockchain.
Manajemen Bitmine menyampaikan keyakinannya bahwa perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat, termasuk kebijakan terbaru dari Securities and Exchange Commission (SEC), akan menjadi pendorong penting bagi pertumbuhan industri keuangan digital dalam beberapa tahun mendatang.
Meski demikian, perusahaan mengingatkan bahwa seluruh proyeksi mengenai pertumbuhan aset, pendapatan staking, maupun strategi akumulasi Ethereum tetap mengandung risiko bisnis dan dipengaruhi oleh dinamika pasar aset kripto serta perkembangan regulasi global.
Sumber: PR Newswire / Bitmine Immersion Technologies, Inc.
(Redaksi)


