Rabu | 5 Agustus 2026 | Pukul | 16:30 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, menjaga keamanan tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan penegakan hukum.
Stabilitas sebuah daerah justru lahir dari kemampuan seluruh elemen masyarakat membangun kepercayaan, memperkuat komunikasi, dan merawat toleransi.
Prinsip inilah yang menjadi landasan Polres Langkat dalam mempererat sinergi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Langkat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolres Langkat, Rabu (5/8/2026). Pertemuan itu bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang dialog strategis yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi kepolisian dan para tokoh agama dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Langkat.
Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., menerima langsung rombongan FKUB Kabupaten Langkat yang dipimpin Ketua FKUB H. Muhammad Ishak, S.Ag., M.Pd., bersama jajaran pengurus.
Turut mendampingi Kapolres dalam pertemuan tersebut Kabag Ops Kompol Firman Imanuel PA, S.H., Kabag SDM Kompol M. Hasan, S.H., KBO Sat Intelkam Iptu Widayat, serta Kasi Propam Iptu Ferry Irmawan, S.H.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Berbagai pandangan mengenai penguatan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghormati menjadi fokus utama pembahasan.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Hannry P.H. Tambunan menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dicapai hanya melalui pendekatan penegakan hukum.
Menurutnya, tokoh agama memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran moral masyarakat melalui nilai-nilai kebajikan, persaudaraan, dan moderasi.
Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan FKUB yang selama ini dinilai konsisten menjadi mitra strategis dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Kami menyampaikan terima kasih atas silaturahmi FKUB Kabupaten Langkat. Peran para tokoh agama memiliki arti penting dalam memperkuat persatuan melalui pesan-pesan yang menyejukkan.
Polres Langkat membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Lebih jauh, Kapolres menegaskan bahwa paradigma pelayanan Polri terus diarahkan menuju institusi yang semakin profesional, humanis, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, membangun rasa aman tidak cukup melalui kehadiran personel di lapangan, tetapi juga melalui tumbuhnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Langkat H. Muhammad Ishak menyampaikan kesiapan organisasi yang dipimpinnya untuk terus menjadi mitra aktif Polres Langkat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan besar apabila dikelola dengan semangat toleransi, dialog, dan saling menghormati.
Karena itu, sinergi antara tokoh agama dan aparat keamanan harus terus dipelihara agar potensi konflik dapat dicegah melalui pendekatan persuasif dan edukatif.
Salah satu agenda yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana penyelenggaraan Doa Kebangsaan untuk Langkat Rukun, Damai, Bermartabat, dan Bertuah yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Agustus 2026 di Lapangan Apel Mako Polres Langkat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kapolres menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Polres Langkat untuk memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dinilai mampu memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta mempererat hubungan lintas agama di Kabupaten Langkat.
Pertemuan itu juga menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi, memperluas komunikasi, dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif di wilayah hukum Polres Langkat.
Bagi Polres Langkat, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum.
Keamanan merupakan hasil dari keterlibatan seluruh komponen bangsa yang memiliki kepedulian terhadap masa depan daerahnya.
Pendekatan kolaboratif tersebut selaras dengan implementasi program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, sebuah gerakan yang diinisiasi Kapolres Langkat sebagai penguatan budaya kerja Polri yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Filosofi program ini menanamkan nilai keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, inovasi, kepatuhan terhadap hukum, serta membangun kehadiran polisi yang dicintai masyarakat.
Melalui semangat “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat berupaya menghadirkan wajah kepolisian yang semakin terbuka terhadap kolaborasi, responsif terhadap aspirasi masyarakat, serta mampu menjadi perekat kebersamaan di tengah keberagaman.
Di tengah tantangan sosial yang terus berkembang, sinergi antara kepolisian dan tokoh agama menjadi modal sosial yang sangat berharga. Ketika komunikasi terjalin dengan baik dan rasa saling percaya terus dipupuk, keamanan tidak hanya menjadi tujuan, tetapi menjadi budaya bersama yang tumbuh dari kesadaran seluruh elemen masyarakat.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)


