Kamis | 6 Agustus 2026 | Pukul | 11:30 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Menjaga keamanan tidak lagi dipandang semata sebagai tugas aparat penegak hukum.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, keterlibatan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang publik yang aman, tertib, dan kondusif.
Atas dasar pemikiran tersebut, Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., memilih membangun komunikasi langsung dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) melalui kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Kafe Orivida, Stabat, Kamis (6/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog itu bukan sekadar agenda seremonial.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara institusi kepolisian dengan salah satu komunitas masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi serta berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat setiap hari.
Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut, Kasat Intelkam Polres Langkat AKP Muliono, S.E., M.M., Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy F., S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., KBO Sat Intelkam Iptu Widayat, Kanit 2 Sat Intelkam Ipda Jaka Sinulingga, Kanit 4 Sat Intelkam Ipda Natanel Ginting, personel Sat Intelkam Polres Langkat, Ketua Pengemudi Ojek Online Yamin, beserta sejumlah perwakilan pengemudi ojol di Kabupaten Langkat.
Dalam dialog tersebut, AKBP Hannry PH. Tambunan menegaskan bahwa pengemudi ojek online merupakan bagian dari elemen strategis masyarakat yang memiliki kemampuan mendeteksi berbagai dinamika di lapangan.
Aktivitas mereka yang hampir sepanjang hari berada di jalan menjadikan komunitas ini sebagai mitra potensial dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurut Kapolres, informasi sekecil apa pun yang diperoleh masyarakat dapat menjadi langkah awal bagi kepolisian untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengemudi ojol untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi tindak kriminal, gangguan ketertiban, maupun situasi yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah.
Selain membahas aspek keamanan, Kapolres juga memberikan penekanan terhadap pentingnya budaya tertib berlalu lintas.
Ia mengingatkan agar seluruh pengemudi senantiasa menggunakan helm berstandar nasional, membawa kelengkapan administrasi kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menghindari penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis karena dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
Pesan tersebut dinilai penting mengingat pengemudi ojek online merupakan representasi wajah pelayanan di jalan raya.
Sikap disiplin yang ditunjukkan para pengemudi diyakini akan memberikan pengaruh positif terhadap budaya berlalu lintas di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai saluran resmi pelaporan apabila membutuhkan kehadiran aparat kepolisian.
Menurutnya, kecepatan informasi dari masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol, agar bersama-sama menjaga suasana yang aman, damai, dan sejuk.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ajakan tersebut menjadi relevan di tengah derasnya arus informasi digital yang berpotensi memunculkan disinformasi maupun provokasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial apabila tidak disikapi secara cermat.
Respons positif pun datang dari para pengemudi ojek online yang hadir. Mereka mengapresiasi pendekatan dialogis yang dilakukan Polres Langkat karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan institusi kepolisian.
Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan terhadap peran para pengemudi dalam mendukung terciptanya keamanan wilayah, Kapolres Langkat secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan komunitas ojek online.
Momentum tersebut menjadi penegasan bahwa kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui fungsi penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial yang mengedepankan empati, kepedulian, dan kebersamaan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nyata dari program POLISI LANGKAT GARUDA KSATRIA, sebuah gagasan yang diinisiasi Kapolres Langkat dengan semangat membangun institusi kepolisian yang Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, memiliki karakter Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.
Melalui filosofi “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai,” Polres Langkat terus memperkuat pola kemitraan dengan masyarakat sebagai strategi membangun keamanan yang berkelanjutan.
Pendekatan humanis yang mengedepankan dialog, partisipasi publik, dan kepercayaan masyarakat diyakini menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di masa mendatang.
Di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks, keamanan bukan lagi hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil dari sinergi antara negara dan masyarakat. Melalui pertemuan sederhana namun sarat makna ini, Polres Langkat kembali menunjukkan bahwa membangun kepercayaan publik adalah investasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Langkat yang aman, tertib, dan harmonis.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)


