JAKARTA – Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) terus mematangkan persiapan menjelang Prosesi Pengukuhan 20 organisasi masyarakat yang akan resmi bergabung dalam keluarga besar FORMAS pada 7 Agustus 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, panitia menggelar Technical Meeting pada Kamis (6/8/2026) di Auditorium Lantai 5, Podomoro University, APL Tower, Jakarta Barat.
Technical Meeting yang dihadiri oleh Ketua Umum maupun Person in Charge (PIC) dari masing-masing organisasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi pengukuhan berjalan tertib, khidmat, dan sesuai dengan tata acara yang telah disiapkan panitia. Dalam pertemuan tersebut disampaikan berbagai penjelasan mengenai alur prosesi, tata tertib, pembagian tugas, hingga berbagai hal teknis yang perlu dipersiapkan oleh seluruh peserta.
Wakil Ketua Umum Bintang Pejuang Keadilan Nasional (BPKN), Dermawan Tarigan, mengapresiasi kesiapan panitia dalam menyelenggarakan agenda penting tersebut. Menurutnya, persiapan yang dilakukan menjelang pengukuhan menunjukkan keseriusan FORMAS dalam membangun kolaborasi antarlembaga dan organisasi masyarakat.
“Hari ini persiapannya sungguh luar biasa. Semua telah dipersiapkan dengan baik untuk acara pengukuhan besok. Sebanyak 20 organisasi masyarakat akan resmi bergabung dengan FORMAS, dan yang lebih membanggakan, Bapak Hashim direncanakan hadir untuk menyaksikan langsung prosesi pengukuhan tersebut,” ujar Dermawan Tarigan.
Ia menilai momentum bergabungnya berbagai organisasi ke dalam FORMAS merupakan langkah strategis untuk memperkuat persatuan sekaligus memperluas jaringan kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional.
Menurut Dermawan, bergabungnya BPKN ke dalam FORMAS menjadi kesempatan besar untuk memperkuat kiprah organisasi melalui sinergi bersama ratusan organisasi masyarakat lainnya yang telah lebih dahulu berhimpun dalam wadah tersebut.
“Harapan kami dari BPKN, ini merupakan kesempatan yang sangat baik. Pintu kolaborasi telah terbuka lebar dengan bergabung bersama lebih dari 100 organisasi masyarakat di bawah naungan FORMAS. Dengan kekuatan jaringan tersebut, strategi organisasi ke depan dapat disusun dengan lebih matang sehingga visi dan misi BPKN dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang lebih luas,” ungkapnya.
Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Yohanes Handojo Budhisedjati betharap Prosesi pengukuhan 20 organisasi baru ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem kolaborasi masyarakat sipil. Dengan semakin banyaknya organisasi yang bergabung, FORMAS diyakini akan memiliki peran yang semakin strategis sebagai wadah pemersatu berbagai elemen bangsa dalam menghadirkan gagasan, program, dan aksi nyata menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Ketum FORMAS berharap seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung lancar dan menjadi awal dari sinergi yang semakin kuat antara organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan.
Red Irwan Hasiholan dan Tommy Karwur


