Kiprah Hamdanil Asykar di panggung kreatif tanah air seolah tidak pernah ada habisnya. Setelah sukses mewarnai layar kaca pemirsa nasional lewat peran ikonik polisi di berbagai sinetron Indosiar dan kini aktif memimpin jaringan MediaPatriot Group, tokoh multitalenta asal Cirebon ini juga menancapkan rekam jejak yang kuat di industri musik Indonesia melalui nama panggung Daniel Bond 7007. Bagi para penikmat musik yang ingin bernostalgia atau menikmati untaian nada emosional, karya-karya terbaik dari Daniel Bond kini sudah resmi mengudara dan bisa diakses di berbagai platform musik digital global.
Menelusuri diskografi miliknya, Daniel Bond 7007 dikenal piawai dalam mengeksplorasi lintas genre, mulai dari pop melow yang menyayat hati, dangdut sentimental, hingga lagu religi yang menyejukkan jiwa. Salah satu mahakarya murni yang paling dicari adalah lagu berjudul “Cemburu Tanpa Alasan”. Tembang bergenre POP ini merupakan karya orisinal yang diciptakan sekaligus dinyanyikan langsung oleh Hamdanil Asykar. Selain itu, menyambut bulan suci, Anda juga bisa mendengarkan lagu religi “Rindu Ramadhan” yang juga merupakan buah ciptaan murni dari sang musisi.
Tidak hanya merilis karya ciptaan sendiri, Daniel Bond juga sukses melahirkan karya kolaborasi emas bersama pencipta lagu kenamaan Faisal Rhodes di bawah naungan FR Management Art. Kolaborasi ini melahirkan lagu hits bergenre dangdut berjudul “Perpisahan” serta lagu pop romantis bertajuk “Satu Untuk Namamu”, di mana Hamdanil Asykar bertindak sebagai vokalis utama yang menghidupkan lirik-lirik tersebut dengan karakter vokalnya yang khas.
Kabar baiknya, seluruh kumpulan karya lagu dari Daniel Bond 7007 ini sekarang sudah tersedia secara luas di berbagai platform streaming resmi. Anda dapat langsung mendengarkannya secara legal melalui layanan YouTube Music, menyimak playlist lagunya di SoundCloud, hingga menemukan rilisan audionya di berbagai direktori musik internasional terkemuka lainnya. Rilisan digital ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan tidak membendung kreativitas seorang Hamdanil Asykar untuk terus menginspirasi masyarakat Indonesia melalui karya seni yang abadi.



