SERANG, MEDIAPATRIOT.CO.ID – Dampak musim kemarau ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Banten kini kian meluas dan memicu krisis air bersih yang cukup parah. Menanggapi situasi kedaruratan yang dihadapi warga tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengambil langkah taktis di luar tugas rutin dengan mengoperasikan kendaraan taktis pengurai massa (water cannon) sebagai armada pengangkut air bersih logistik.
Langkah Darurat dan Pengerahan Armada Kemanusiaan
Krisis pasokan air yang dipicu oleh puncak fenomena kemarau panjang ini telah membuat sumur-sumur warga di pedesaan mengering total dalam beberapa pekan terakhir. Guna memberikan respons cepat terhadap keluhan masyarakat, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki secara resmi melepas dan mengerahkan ratusan personel gabungan berserta puluhan armada pengangkut air langsung ke titik-titik lokasi terdampak paling kritis.
Total terdapat 64 unit armada angkut dikerahkan dalam misi kemanusiaan ini, yang mana di dalamnya mencakup pemanfaatan armada mobil taktis water cannon milik Korps Brimob dan Dit Samapta Polda Banten. Kendaraan yang biasanya disiagakan untuk pengendalian massa atau demonstrasi tersebut kini beralih fungsi menjadi penyelamat warga guna mendistribusikan total 502.000 liter air bersih siap konsumsi ke enam wilayah kecamatan di Kabupaten Serang.
Kolaborasi Lintas Institusi untuk Membantu Warga
Langkah taktis yang dilakukan oleh jajaran kepolisian ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah. Dalam keterangannya, pihak Pemerintah Provinsi Banten menyatakan bahwa aksi nyata yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami masa-masa sulit akibat bencana kekeringan.
Wagub Banten juga mendorong organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah tingkat kabupaten/kota, serta sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk segera memperkuat kolaborasi bersama TNI-Polri. Sinergi ini dinilai sangat mendesak agar cakupan pengiriman bantuan air bersih bisa menjangkau wilayah pelosok desa lain yang belum tersentuh bantuan logistik pemda.
Imbauan Tegas Kamtibmas Mengenai Bahaya Karhutla
Selain fokus pada pendistribusian air bersih, Kapolda Banten juga mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh elemen masyarakat terkait meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas ekstrem. Warga dilarang keras membuka lahan pertanian baru dengan cara membakar vegetasi, tidak membakar tumpukan sampah sembarangan di dekat pemukiman, serta diminta menghemat penggunaan air bersih.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan jika melihat ada titik api sekecil apa pun di wilayah mereka atau memerlukan bantuan darurat air bersih tambahan melalui layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi penuh selama 24 jam gratis. Penegakan hukum yang tegas dipastikan akan diberlakukan siber dan reskrim Polda Banten bagi siapa saja yang terbukti sengaja memicu kebakaran lahan selama musim kemarau berlangsung.



