mediapatriot.co.id | Agam | Berita Hari Ini | –
AGAM — Teknologi tepat guna hasil Program Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) masih memberikan manfaat bagi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Maju Bersama di Nagari Kamang Tangah Anam Suku, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam. Alat sablon multifungsi yang dirancang sesuai kebutuhan kelompok tersebut hingga kini masih digunakan untuk menunjang kegiatan produksi, khususnya penyablonan berbagai jenis kemasan.

Pemanfaatan alat tersebut terlihat saat kunjungan ke KUB Maju Bersama pada Kamis (13/8/2026). Meski program pengabdian telah selesai, teknologi yang diberikan kepada kelompok tetap digunakan dalam aktivitas produksi sehari-hari dan masih berfungsi dengan baik.
Alat sablon multifungsi tersebut merupakan salah satu luaran Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Program BIMA Tahun Anggaran 2025. Penyerahan alat kepada KUB Maju Bersama dilakukan berdasarkan Berita Acara Serah Terima Aset Nomor 93/PL25.P3M/2025.
Dirancang Bersama Pengguna
Teknologi yang diterapkan pada KUB Maju Bersama tidak dibuat semata-mata berdasarkan rancangan dari tim pelaksana. Proses desain dan pengembangannya mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi produksi kelompok di lapangan.
Pengembangan alat melibatkan tim dosen yang diketuai Novfirman, mahasiswa UIN Bukittinggi Aziz, mahasiswa PPNP Alvito, Ketua KUB Maju Bersama Marwandi Putra, serta teknisi Yuad Candra. Keterlibatan pengguna dalam proses perancangan tersebut memungkinkan teknologi yang dihasilkan lebih sesuai dengan kebutuhan kelompok.
Hasilnya berupa meja sablon multifungsi dengan konstruksi kokoh dan area kerja untuk menempatkan screen sablon. Pada bagian meja juga dilengkapi sistem penyinaran ultraviolet (UV) yang dapat digunakan dalam proses afdruk atau pemindahan desain ke screen.
Konsep dua fungsi menjadi salah satu keunggulan alat tersebut. Saat sistem UV tidak digunakan, meja dapat difungsikan sebagai meja sablon biasa. Sementara ketika lampu UV diaktifkan, meja dapat digunakan sebagai perangkat penyinaran atau UV exposure untuk membantu proses pembuatan screen.
Sistem penyinaran ditempatkan pada bagian meja dan dilengkapi lampu UV serta tombol pengoperasian. Dengan sistem tersebut, proses penyinaran dapat dilakukan pada bidang kerja yang sama tanpa membutuhkan meja atau perangkat UV terpisah.
Fleksibel untuk Berbagai Media
Alat tersebut juga dirancang agar dapat digunakan pada berbagai jenis bahan dan ukuran media. KUB Maju Bersama dapat memanfaatkannya untuk menyablon bahan plastik maupun karung goni berukuran 30 kilogram.

Posisi dan pengaturan bidang kerja dapat disesuaikan dengan karakteristik bahan yang digunakan. Fleksibilitas ini membuat kelompok tidak harus menggunakan satu ukuran atau posisi yang sama dalam setiap proses penyablonan.
Bagi KUB Maju Bersama, kemampuan tersebut menjadi penting karena kebutuhan produksi dapat berubah sesuai jenis, bentuk, dan ukuran kemasan. Penyesuaian bidang kerja membuat proses penyablonan lebih praktis dan dapat dilakukan pada beragam media.
Tetap Dimanfaatkan Setelah Program Berakhir
Keberlanjutan penggunaan alat menjadi salah satu hal yang terlihat dalam kunjungan pada Kamis (13/8/2026). Alat sablon multifungsi tersebut masih digunakan dalam kegiatan operasional dan berada dalam kondisi berfungsi dengan baik.
Pemanfaatan secara berkelanjutan menunjukkan bahwa teknologi hasil program pengabdian tidak berhenti pada tahap penyerahan aset. Alat tersebut telah menjadi bagian dari kegiatan produksi KUB Maju Bersama dan digunakan sesuai kebutuhan kelompok.
Ketua KUB Maju Bersama, Marwandi Putra, menyatakan bahwa alat tersebut masih dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan kelompok. Menurutnya, keberadaan alat membantu meningkatkan kualitas hasil sablon, mempercepat proses produksi, sekaligus memberikan ruang bagi kelompok untuk mengembangkan variasi produk.
Selain itu, penggunaan alat pada berbagai jenis media turut memberikan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan. Kemampuan menyablon plastik maupun karung goni berukuran 30 kilogram menjadi salah satu keuntungan yang dirasakan kelompok dalam menjalankan kegiatan produksinya.
Bagi PPNP, keberlanjutan pemanfaatan teknologi seperti ini menjadi bagian penting dari tujuan pengabdian kepada masyarakat. Teknologi tepat guna diharapkan tidak hanya selesai sebagai luaran program, tetapi benar-benar digunakan, dirawat, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi kelompok penerima.
Dengan tetap berfungsinya alat sablon multifungsi tersebut, hasil kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, teknisi, dan kelompok masyarakat kini terus digunakan untuk mendukung aktivitas produksi KUB Maju Bersama di Kabupaten Agam.
(Mahasiswa PPNP/Redaksi)



