mediapatriot.co.id | JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), menegaskan bahwa kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk kesejahteraan yang benar-benar dirasakan seluruh rakyat Indonesia.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa selama 21 bulan pemerintahannya telah menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk mengatasi berbagai persoalan nasional. Ia menyoroti capaian swasembada sejumlah komoditas pangan, penurunan harga pupuk, penguatan ketahanan energi, pertumbuhan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan koperasi dan ekonomi rakyat. Namun, Presiden menegaskan capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan dorongan untuk bekerja lebih keras.
Presiden juga menyampaikan agenda besar pembenahan tata kelola negara, termasuk pemberantasan korupsi, penyederhanaan birokrasi, penertiban pertambangan ilegal, serta restrukturisasi BUMN agar hanya perusahaan yang produktif dan memberi nilai tambah bagi negara yang dipertahankan. Pemerintah, menurut Prabowo, harus memastikan kekayaan alam Indonesia tidak hanya dinikmati segelintir kelompok, tetapi digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Di bidang pembangunan manusia, pemerintah menempatkan program Makan Bergizi Gratis, renovasi sekolah, Sekolah Rakyat, beasiswa, pemeriksaan kesehatan gratis, peningkatan layanan rumah sakit, perlindungan sosial, hingga penyediaan rumah layak sebagai bagian penting dari pembangunan nasional. Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang tertinggal karena kemiskinan, kelaparan, keterbatasan pendidikan, maupun akses kesehatan.
Menutup pidatonya menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Prabowo menyerukan persatuan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, keberhasilan Indonesia bukan hanya tanggung jawab Presiden dan pemerintah, tetapi hasil kerja bersama pemerintah pusat, daerah, lembaga negara, dunia usaha, TNI-Polri, serta seluruh rakyat.
Pesan utama pidato tersebut adalah bahwa kemerdekaan harus hadir dalam kehidupan nyata. Kemerdekaan diwujudkan ketika rakyat memperoleh pangan yang cukup, pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, keadilan, serta kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
(John Karma/Redaksi)



