Digitalisasi Pelayanan Polri Menyentuh Pelosok Langkat, Bhabinkamtibmas Salapian Kenalkan Super APP kepada Warga

Selasa | 18 Agustus 2026 | Pukul | 14:30 | WIB

Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini — Transformasi pelayanan publik tidak lagi berhenti pada ruang-ruang kantor pemerintahan.

Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, terbuka, dan mudah dijangkau, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus mendorong pemanfaatan teknologi digital hingga ke tingkat desa.

Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Salapian, Polres Langkat, Aipda Hendri Gunawan, bersama PS. Kanit Binmas Polsek Salapian Aiptu Hartoyo, saat menyambangi masyarakat di Dusun I Lau Tepu, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Selasa (18/8/2026).

Kedatangan personel kepolisian tersebut bukan sekadar agenda tatap muka dengan masyarakat.

Di tengah interaksi langsung itu, warga diperkenalkan dengan Super APP Polri, sebuah platform digital yang dirancang untuk mendekatkan berbagai layanan kepolisian kepada masyarakat melalui perangkat teknologi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pola pelayanan kepolisian yang tidak hanya mengandalkan pendekatan konvensional, tetapi juga beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan layanan berbasis digital.

Di hadapan warga, Aipda Hendri Gunawan memberikan penjelasan mengenai fungsi, manfaat, serta tata cara pemanfaatan Super APP Polri.

Edukasi dilakukan dengan pendekatan sederhana agar masyarakat dapat memahami bahwa layanan kepolisian kini dapat diakses dengan lebih praktis melalui perangkat digital.

Menurut Aipda Hendri, keberadaan aplikasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh informasi maupun mengakses sejumlah layanan kepolisian secara lebih mudah.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Super APP Polri sebagai sarana pelayanan digital yang mudah diakses kapan saja dan di mana saja,” ujar Aipda Hendri.

Pesan yang disampaikan Bhabinkamtibmas itu sekaligus memperlihatkan bahwa digitalisasi pelayanan publik tidak akan memiliki makna maksimal apabila masyarakat tidak mengetahui cara menggunakannya.

Karena itu, sosialisasi di tingkat masyarakat menjadi penting.

Teknologi pada akhirnya bukan sekadar persoalan aplikasi dan sistem, melainkan bagaimana inovasi tersebut benar-benar dapat dipahami serta memberikan manfaat bagi warga.

Melalui Super APP Polri, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi dan mengakses sejumlah layanan kepolisian, termasuk layanan yang berkaitan dengan SIM, SKCK, pengaduan, serta informasi kepolisian lainnya.

Pendekatan semacam ini menjadi relevan di tengah ekspektasi publik terhadap institusi kepolisian yang semakin tinggi.

Masyarakat tidak hanya membutuhkan kehadiran polisi ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga menginginkan pelayanan yang responsif, sederhana, transparan, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Polisi Tidak Sekadar Hadir, Tetapi Mengajarkan Masyarakat Mengakses Pelayanan

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga tidak mengesampingkan tugas pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Aipda Hendri menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar bersama-sama menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.

Masyarakat juga diimbau tidak bersikap pasif apabila menemukan potensi gangguan keamanan, melainkan segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian melalui saluran yang tersedia.

Di sinilah peran Bhabinkamtibmas menjadi strategis.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak semata-mata berorientasi pada penegakan hukum.

Lebih dari itu, polisi di tingkat kewilayahan dituntut mampu membangun komunikasi, menciptakan rasa aman, sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dengan institusi kepolisian.

Sosialisasi Super APP Polri memperluas fungsi tersebut.

Jika sebelumnya masyarakat datang mencari pelayanan, maka kini kepolisian juga berupaya hadir untuk menjelaskan bagaimana pelayanan itu dapat diakses secara digital.

Model pelayanan seperti ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari “menunggu masyarakat datang” menjadi “mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.”

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., melalui Kapolsek Salapian AKP Master SMT. Purba Tanjung, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Transformasi digital, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan pendekatan humanis.

Teknologi tidak boleh menciptakan jarak antara aparat dan masyarakat, tetapi justru harus menjadi instrumen untuk memperpendek jarak tersebut.

Dengan demikian, digitalisasi pelayanan kepolisian tidak hanya berbicara mengenai kecepatan sistem, tetapi juga menyangkut keterjangkauan, keterbukaan, serta kemampuan masyarakat dalam menggunakan fasilitas yang telah disediakan.

Super APP dan Tantangan Literasi Digital Masyarakat

Di balik kemudahan teknologi, terdapat satu persoalan yang tidak boleh diabaikan, yakni literasi digital.

Tidak seluruh masyarakat memiliki tingkat pemahaman teknologi yang sama.

Sebagian warga mungkin sudah terbiasa menggunakan berbagai aplikasi digital, sementara sebagian lainnya masih membutuhkan pendampingan.

Karena itu, sosialisasi secara langsung seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Salapian memiliki arti penting.

Aparat bukan hanya memperkenalkan nama aplikasi, tetapi juga memberikan pemahaman agar teknologi tersebut benar-benar dapat digunakan secara tepat.

Pendekatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital pelayanan publik tidak semata-mata diukur dari keberadaan aplikasi, tetapi dari seberapa jauh masyarakat mampu memanfaatkannya.

Dalam konteks pelayanan kepolisian, semakin mudah masyarakat memperoleh akses informasi dan layanan yang resmi, semakin besar pula peluang terciptanya pelayanan yang efektif sekaligus mengurangi ketergantungan pada jalur-jalur informal.

Namun demikian, masyarakat tetap perlu memastikan bahwa setiap layanan digital kepolisian digunakan melalui kanal resmi dan dengan tetap memperhatikan keamanan data pribadi.

Membangun Kepercayaan dari Ruang yang Paling Dekat

Kegiatan di Dusun I Lau Tepu tersebut pada akhirnya memiliki pesan yang lebih luas.

Kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian tidak hanya dibangun melalui keberhasilan pengungkapan perkara atau tindakan penegakan hukum. Kepercayaan juga tumbuh dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari: bagaimana polisi menyapa masyarakat, memberikan informasi, mendengar keluhan, membantu warga memahami pelayanan, serta hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Dalam kerangka tersebut, Bhabinkamtibmas merupakan wajah kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sosialisasi Super APP Polri menjadi salah satu bentuk konkret bagaimana fungsi tersebut dikembangkan.

Polisi tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu masyarakat memahami perubahan pola pelayanan publik.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi program Polisi Langkat Garuda Ksatria yang diinisiasi Kapolres Langkat, dengan semangat “Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman.”Semangat itu kemudian diterjemahkan melalui prinsip “Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.”Bagi masyarakat, slogan tentu tidak cukup.

Yang lebih penting adalah bagaimana nilai tersebut diterjemahkan menjadi tindakan yang dapat dirasakan secara nyata.

Sosialisasi pelayanan digital di tingkat dusun menjadi salah satu contoh bahwa modernisasi kepolisian dapat dimulai dari ruang yang paling dekat dengan masyarakat.

Polri yang modern bukan hanya polisi yang menguasai teknologi, tetapi polisi yang mampu memastikan teknologi tersebut dapat dipahami dan dimanfaatkan masyarakat.

Dan di tengah perubahan zaman yang bergerak semakin cepat, pelayanan publik yang responsif, humanis, transparan, serta adaptif terhadap teknologi bukan lagi sekadar pilihan—melainkan sebuah kebutuhan.

Dari Dusun I Lau Tepu, pesan itu kembali ditegaskan: pelayanan kepolisian harus semakin dekat, aksesnya semakin mudah, dan kehadiran negara harus dapat dirasakan masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)

(Sumber: mediapatriot.co.id)

📱 Unduh & Install Aplikasi Resmi MediaPatriot.co.id Baca berita Media Patriot lebih mudah di Android.
⬇️ UNDUH APK

Baca Juga: Berita Global, Jakarta, Bandung, Kota Bekasi, Aceh, Mesuji Lampung, Berita Artis, Berita Bisnis, Tentang Backlink Termurah.




🇮🇩 Galeri Ucapan HUT RI Ke-81 🇮🇩

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

BACA JUGA: Kerjasama Media di EKATALOG INAPROC LKPP untuk DISKOMINFO dan SKPD Lainnya


Informasi Iklan / Advertorial Klik
mediapatriot.co.id@gmail.com
atau Hubungi WhatsApp kami
08999208174


IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id