mediapatriot.co.id | Jakarta Timur | Berita Hari Ini | – JAKARTA – Puskesmas Cakung meluncurkan Program Inovasi SELENDANG sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak yang terintegrasi, berkesinambungan, serta berbasis pemberdayaan masyarakat.
Inovasi SELENDANG mengintegrasikan berbagai program pelayanan, mulai dari edukasi, skrining, deteksi dini, pemantauan, pendampingan, hingga penguatan akses pelayanan dan rujukan bagi ibu dan anak. Pendekatan tersebut melibatkan ibu hamil, calon pengantin, suami dan keluarga, kader, masyarakat, tenaga kesehatan, serta jejaring fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui program tersebut, kesehatan ibu diupayakan dapat dipantau secara berkelanjutan, mulai dari masa persiapan kehamilan, kehamilan, persalinan, hingga masa setelah melahirkan.
SELENDANG terdiri atas 10 kegiatan yang saling melengkapi. Salah satu keunggulannya adalah KIARA (Kelas Ibu dan Anak Terintegrasi) dan MOMI CARE (Mobile Skrining Ibu Hamil Terintegrasi untuk Cegah Komplikasi demi Generasi Sehat dan Cerdas).
Kedua inovasi tersebut menjadi program unggulan Puskesmas Cakung. Puskesmas Cakung menjadi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menginisiasi kegiatan tersebut, yang berdasarkan keterangan dalam materi program belum pernah diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama lainnya secara nasional.
Melalui KIARA, ibu hamil mendapatkan edukasi secara terintegrasi untuk mempersiapkan diri menghadapi persalinan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat bayi, serta mendukung tumbuh kembang anak.
Sementara MOMI CARE merupakan layanan bergerak yang bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan. Kegiatan MOMI CARE mencakup pemeriksaan USG, pemeriksaan laboratorium, kelas ibu hamil, serta SEGAMIL (Senam dan Yoga Ibu Hamil).
Selain itu, SELENDANG diperkuat MASPEKI (Masyarakat Peduli Kesehatan Ibu) sebagai upaya meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat. Program ini dilaksanakan melalui edukasi, sosialisasi, pelibatan kader, pemantauan ibu, penyebaran informasi kesehatan, serta dukungan pelayanan dan rujukan.
Pemanfaatan teknologi juga diterapkan melalui PELITA BUNDA (Portal Edukasi dan Informasi Layanan Kesehatan Ibu Terintegrasi – Ibu dan Janin Sehat) serta WA SAPA BUMIL (WA Skrining dan Deteksi Dini Ibu Hamil). Kedua layanan digital tersebut membantu ibu hamil memperoleh informasi, edukasi, skrining, deteksi dini, dan pemantauan kehamilan.
Untuk ibu hamil risiko tinggi, tersedia SILACAK BUMIL RESTI (Sistem Integrasi Pelacakan dan Pemantauan Ibu Hamil Risiko Tinggi). Program ini mendukung pelacakan dan pemantauan melalui koordinasi dengan rumah sakit rujukan serta pemberian penanda berupa stiker.
Upaya menjaga kesehatan ibu juga dimulai sebelum kehamilan melalui KELAS PESONA (Kelas Persiapan Menikah Harmonis dan Bahagia). Calon pengantin mendapatkan pembekalan mengenai kesehatan reproduksi, aspek psikologis, gizi, serta perencanaan keluarga.
Dukungan suami dan keluarga diperkuat melalui SERASI (Sertifikat Apresiasi Suami dan Keluarga Siaga Ibu Hamil). Program tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap keterlibatan keluarga dalam mendukung kesehatan ibu selama kehamilan.
Sementara SEGAMIL memadukan gerakan yoga, latihan pernapasan, relaksasi, dan edukasi kesehatan untuk membantu ibu hamil menjaga kebugaran fisik serta mempersiapkan diri menghadapi persalinan.
Penguatan peran masyarakat dilakukan melalui KADERPEKA (Kader Peduli Kesehatan Ibu). Kader berperan dalam pendataan, pemantauan, edukasi, pendampingan, serta membantu deteksi dini risiko kehamilan dan tindak lanjut sesuai kewenangannya.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, SELENDANG menjadi pendekatan pelayanan yang menghubungkan edukasi, pemberdayaan masyarakat, skrining, deteksi dini, pemantauan, pendampingan, teknologi, hingga sistem rujukan.
Puskesmas Cakung berkomitmen terus mengembangkan inovasi tersebut melalui kolaborasi lintas program, lintas sektor, tenaga kesehatan, kader, keluarga, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
( Redaksi )



