Mediapatriot.co.id | Pacitan | Berita Terkini | –
PACITAN – Suasana duka menyelimuti warga Dusun Krajan RT/RW 01/02, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, Jumat (4/9/2026), setelah seorang warga ditemukan meninggal dunia di wilayah kebun sekitar permukiman. Korban diketahui berinisial JF (27), warga setempat. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian. Mendapat informasi dari masyarakat, Babinsa Koramil 0801/06 Bandar Sertu Didik bersama Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi untuk membantu penanganan dan evakuasi korban. Kehadiran aparat di tengah suasana duka tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan proses penanganan berjalan dengan tertib, aman, dan tetap menghormati keluarga korban.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian korban masih berada di rumah bersama adiknya, Rizal Marwan (22), pada Kamis (3/9) malam. Keduanya sempat berbincang sebelum Rizal kemudian beristirahat.
Pada Jumat dini hari, Rizal sempat terbangun dan mencari keberadaan kakaknya. Namun, korban tidak berada di rumah. Setelah itu, Rizal kembali beristirahat hingga pagi hari.
Sekitar pukul 11.30 WIB, seorang warga bernama Tukimin (70) kemudian menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia di area kebun milik Minarti, warga RT/RW 001/002, Dusun Krajan, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar.
Mengetahui kejadian tersebut, Tukimin segera meminta pertolongan kepada Rizal selaku adik korban dan Sugianto selaku Sekretaris Desa Jeruk. Selanjutnya, Sugianto menyampaikan informasi tersebut kepada kepala desa dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Bandar bersama Babinsa Koramil 0801/06 Bandar dan Bhabinkamtibmas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Korban selanjutnya dievakuasi untuk menjalani proses pemeriksaan sesuai prosedur.
Babinsa Koramil 0801/06 Bandar Sertu Didik mengatakan, pihaknya bersama kepolisian segera bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami bersama pihak Polsek langsung mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi korban. Dari pemeriksaan awal petugas, tidak ditemukan indikasi adanya kekerasan dari pihak lain,” ujar Sertu Didik.
Ia menambahkan, proses penanganan dilakukan dengan mengedepankan kepedulian terhadap keluarga serta menjaga situasi di sekitar lokasi agar tetap kondusif.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya dalam kegiatan pembinaan wilayah, tetapi juga ketika warga menghadapi musibah. Dalam kondisi seperti ini, aparat berupaya membantu masyarakat sesuai tugas dan kewenangannya.
Sertu Didik juga mengimbau masyarakat agar senantiasa memperhatikan kondisi keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar. Menurutnya, persoalan yang dihadapi seseorang terkadang tidak selalu terlihat oleh orang lain sehingga komunikasi dan kepedulian antarwarga menjadi sangat penting.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar apabila menghadapi persoalan, jangan dipendam sendiri. Sebisa mungkin dibicarakan dengan keluarga atau orang yang dipercaya sehingga dapat dicari jalan keluar yang baik,” pesannya.
Ia berharap masyarakat semakin meningkatkan kepedulian sosial dan tidak ragu memberikan perhatian kepada warga yang sedang menghadapi persoalan berat.
“Kalau ada warga yang terlihat sedang mengalami masalah, mari kita saling peduli dan memberikan dukungan. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, mudah-mudahan berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang lebih baik,” pungkasnya.
Reporter S diran media patriot co id Jawa Timur



