Mediapatriot.co.id | BANYUWANGI | UMKM | Perjalanan Santoso, pedagang buah asal Desa Sraten, Kabupaten Banyuwangi, menjadi gambaran bahwa usaha sederhana di pinggir jalan mampu berkembang menjadi UMKM tangguh. Berjualan di sepanjang Jalan Raya Sraten, Santoso terus menjaga kualitas dagangannya dengan menawarkan beragam buah lokal, seperti mangga Kepodang, mangga Gadung, dan Jambu Citra. Upaya mempertahankan kesegaran buah, harga yang bersahabat, serta pelayanan kepada pelanggan menjadi modal penting dalam mempertahankan usahanya. Transformasi tersebut terlihat dari semakin loyalnya konsumen yang memilih lapaknya sebagai tempat membeli buah segar sekaligus oleh-oleh untuk keluarga.
Komitmen Santoso dalam menjaga mutu buah mendapat apresiasi dari pelanggan. Salah satunya Fajar, warga Pesanggaran, yang memilih berbelanja di lapak tersebut pada Selasa (8/9/2026).
Menurut Fajar, kesegaran buah menjadi alasan utama dirinya tetap menjadi pelanggan. Ia mengaku selalu menyempatkan mampir ketika melakukan perjalanan menuju Banyuwangi untuk membeli buah sebagai oleh-oleh keluarga.
“Kami sangat senang membeli buah di lapak Pak Santoso karena mutunya masih fresh dan segar. Itu sebabnya saya selalu memilih mampir ke sini setiap kali menuju Banyuwangi untuk mencari oleh-oleh keluarga,” ujar Fajar kepada mediapatriot.co.id di lokasi.
Santoso mengaku bersyukur atas perkembangan usahanya yang selama ini dibangun dengan menjaga kualitas produk. Ia menilai antusiasme konsumen dan harga yang tetap terjangkau menjadi faktor penting agar usahanya dapat terus bertahan.
“Saya banyak terima kasih atas hasil kerja saya selama ini dalam mengelola buah agar tetap fresh dan segar. Konsumen terlihat sangat antusias, dan harganya pun tetap bersahabat bagi semua kalangan,” ucap Santoso saat dikonfirmasi tim mediapatriot.co.id.
Mski telah mampu mengembangkan usaha secara mandiri, Santoso menyadari bahwa pelaku UMKM tetap membutuhkan peningkatan kapasitas. Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan pendampingan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha kecil di Kabupaten Banyuwangi.
“Ke depannya, kami berharap ada pelatihan strategis pemasaran dan cara memikat konsumen yang baik bagi pelaku UMKM lokal yang masih kurang pengalaman. Ini penting agar kami bisa terus berkembang dan bersaing,” tambahnya.
Kisah Santoso menunjukkan bahwa pedagang buah di pinggir jalan memiliki peluang untuk naik kelas apabila mampu menjaga kualitas, memahami kebutuhan konsumen, dan terus belajar mengembangkan usaha.
Dukungan pemerintah melalui pelatihan pemasaran, penguatan kapasitas, serta pendampingan UMKM diharapkan dapat semakin membuka peluang bagi pelaku usaha lokal Kabupaten Banyuwangi untuk berkembang secara berkelanjutan.
Reporter | TRIWANTORO |mediapatriot.co.id
Redaksi
Sumber: mediapatriot.co.id Banyuwangi



