Mediapatriot.co.id | Magetan | Berita Terkini | –
MAGETAN โ Upaya cepat dan sinergis dilakukan jajaran Polres Magetan bersama TNI, BPBD Kabupaten Magetan, Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan warga untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lereng Gunung Lawu, Senin (14/9/2026). Kebakaran terdeteksi sekitar pukul 07.30 WIB di kawasan hutan Perhutani RPH Bedagung Petak 50 sisi utara, yang berada di wilayah Dusun Gondang, Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Setelah menerima laporan, Wakapolres Magetan Kompol Dodi bersama Kabagren, Kasat Samapta dan Kapolsek Panekan beserta anggota segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan koordinasi dengan berbagai unsur guna mencegah api merambat ke area hutan yang lebih luas.
Pengecekan dilakukan dengan melibatkan petugas Perhutani, BPBD, LMDH dan masyarakat sekitar. Setelah mengetahui titik kebakaran, seluruh unsur bergerak bersama menuju lokasi untuk melakukan pengendalian serta langkah antisipasi terhadap penyebaran api.
Sekitar 50 personel diterjunkan dalam penanganan tersebut. Mereka terdiri dari Kepala Desa Jabung Wito, Kapolsek Panekan beserta anggota, personel Koramil Panekan, BPBD Kabupaten Magetan, petugas Perhutani KPH Lawu, serta anggota LMDH Desa Jabung dan Desa Ngiliran.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuat ilaran atau sekat api di sekitar kawasan terdampak. Petugas bersama warga membersihkan dan memutus vegetasi pada jalur tertentu sehingga terbentuk area pembatas yang dapat menghambat pergerakan api, terutama ketika kobaran bergerak mengikuti vegetasi yang kering.
Kompol Dodi yang memimpin langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa tindakan cepat dilakukan setelah pihaknya memperoleh informasi mengenai adanya titik api.
โBegitu mendapat informasi adanya titik api, kami bersama anggota langsung melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Perhutani, BPBD, TNI, LMDH serta warga. Saat ini seluruh unsur bersama-sama melakukan langkah pencegahan agar api tidak merambat semakin luas,โ ujar Kompol Dodi.
Menurutnya, kondisi kawasan hutan dengan vegetasi yang berpotensi mudah terbakar membutuhkan kewaspadaan tinggi serta penanganan secara bersama-sama. Pembuatan ilaran menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk menghambat penyebaran api, sembari petugas melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan.
โKami mengedepankan gotong royong dan sinergi seluruh pihak. Ilaran dibuat sebagai sekat untuk menghambat pergerakan api, sementara petugas tetap memantau perkembangan di lokasi,โ tegasnya.
Kompol Dodi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran hutan maupun lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan mengancam kawasan sekitar.
Hingga Senin siang, personel gabungan masih berada di lokasi untuk melanjutkan pembuatan ilaran, melakukan pemantauan serta mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.
Polres Magetan bersama seluruh unsur terkait mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan lereng Lawu agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada kondisi lingkungan yang mudah terbakar.
Apabila masyarakat menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran hutan dan lahan, segera laporkan kepada aparat setempat atau melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses tanpa biaya agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
Reporter S Diran media patriot co id Jawa Timur



