Halmahera Timur, mediapatriot.co.id โ Kepala Desa Lolobata, Arif Robo, mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Timur segera menurunkan tim ke wilayah pesisir Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah.
Permintaan tersebut disampaikan setelah gelombang pasang merusak talud dan tambatan perahu serta menggenangi sejumlah rumah warga pada Minggu (13/9/2026) malam.
โKami sangat berharap pemerintah daerah, khususnya BPBD, segera datang ke lokasi untuk melihat langsung kondisi yang terjadi dan mengambil langkah penanganan cepat,โ ujar Arif.
Menurut Arif, penanganan darurat perlu segera dilakukan karena masyarakat masih mengkhawatirkan terjadinya gelombang susulan. Kondisi itu dinilai dapat memperparah kerusakan sekaligus mengancam rumah-rumah warga yang berada dekat garis pantai.
โGelombang besar ini diperkirakan masih akan berlanjut. Kami khawatir terjadi gelombang susulan yang dapat menyebabkan rumah-rumah warga di pesisir semakin terdampak,โ katanya.
Gelombang besar dilaporkan mulai menerjang pesisir Lolobata sekitar pukul 21.00 WIT. Hantaman ombak menyebabkan talud retak, sedangkan papan-papan pada bagian ujung tambatan perahu tercabut.
Air laut juga meluap hingga memasuki kawasan permukiman dan menggenangi sejumlah rumah warga. Kerusakan pada infrastruktur pelindung pantai membuat masyarakat semakin khawatir menghadapi kemungkinan gelombang tinggi berikutnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara diharapkan segera melakukan peninjauan, penanganan darurat, serta perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak.
Warga menilai tindakan cepat diperlukan untuk melindungi permukiman dari ancaman abrasi, banjir rob, dan kerusakan lebih besar akibat gelombang susulan.



