Mediapatriot.co.id | BANYUWANGI | Berita Terkini | Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi bersama UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi melaksanakan rapat koordinasi dan pembahasan penataan Angkutan Pelayaran Rakyat (Pelra) serta keselamatan pelayaran, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi, Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut diikuti Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi Novix Heryadi, S.Sos., jajaran UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi, serta perwakilan pengusaha kapal penyeberangan. Koordinasi ini membahas penataan angkutan Pelra sekaligus memperkuat sinergi keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat di wilayah perairan Banyuwangi, Jawa Timur, dan sekitarnya.
Rapat koordinasi membahas berbagai aspek keselamatan pelayaran, terutama pentingnya koordinasi antara instansi terkait dengan para pelaku usaha angkutan laut. Sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung aktivitas pelayaran yang aman, tertib, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan apabila terjadi kondisi darurat di wilayah perairan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan pelayaran. Menurutnya, komunikasi antara pengelola pelabuhan, operator kapal, dan unsur pencarian dan pertolongan diperlukan agar setiap potensi keadaan darurat dapat diantisipasi dan ditangani secara terkoordinasi.
“Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, kami berharap seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai aspek keselamatan dan kesiapsiagaan, termasuk tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat,” ujar I Made Oka Astawa.
Selain rapat koordinasi, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi bersama UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Banyuwangi juga melaksanakan sosialisasi keselamatan pelayaran di Pelabuhan Marina Boom, Banyuwangi, Jawa Timur. Sosialisasi tersebut menyasar kapal-kapal rakyat yang melayani rute Banyuwangi–Kepulauan Madura, dengan materi mengenai fase keadaan darurat, tindakan awal, mekanisme pelaporan dan permintaan bantuan pencarian dan pertolongan, serta pentingnya ketersediaan dan penggunaan peralatan keselamatan di atas kapal.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan di wilayah perairan Banyuwangi, Jawa Timur. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Reporter: Triwantoro | mediapatriot.co.id
(Redaksi)



