TANGERANG — Universitas Pelita Harapan (UPH) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien di Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Rektor UPH, Dr. (H.C.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., dalam puncak peringatan World Patient Safety Day 2026 bertajuk “Prevent Non-Communicable Diseases, Protect Lives” yang disiarkan melalui kanal resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
Dalam sambutannya, Rektor UPH menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayann yang diberikan kepada UPH sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda nasional tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara instansi pemerintah seperti BPOM dengan lembaga pendidikan tinggi sangat krusial dalam mengedukasi masyarakat terkait pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) serta jaminan keselamatan pasien.
”Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini dan mengapresiasi langkah nyata BPOM dalam mendorong kesadaran masyarakat. Keselamatan pasien dan pencegahan penyakit tidak menular adalah tanggung jawab bersama, di mana akademisi dan dunia pendidikan memiliki peran penting untuk memberikan edukasi, riset, serta pelayanan medis yang bermutu,” ujar Rektor UPH.
Kegiatan yang diikuti oleh para akademisi, mahasiswa medis, praktisi kesehatan, dan pemangku kepentingan tersebut memfokuskan pembahasannya pada langkah preventif terhadap PTM guna melindungi kualitas hidup masyarakat.
Melalui momentum ini, UPH di bawah kepemimpinan Dr. (H.C.) Jonathan L. Parapak berkomitmen untuk terus berinovasi dan mencetak tenaga medis serta sivitas akademika yang unggul, berintegritas, dan berorientasi pada keselamatan pasien (patient safety).
Red Irwan Hasiholan.



