Kemhan Tegas: BMW Putih Berpelat Dinas Bukan Kendaraan Resmi, Penyalahgunaan Atribut Negara Disorot

 

Rabu | 13 Januari 2026 | Pukul | 08:30 | WIB


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan sebuah mobil sedan BMW berwarna putih menggunakan pelat nomor dinas Kementerian Pertahanan.

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Biro Umum (Karoum) Sekretariat Jenderal Kemhan, Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan, pada Senin (12/1/2026), bertempat di Kantor Biro Umum Setjen Kemhan, Jakarta.

Dalam keterangannya kepada awak media, Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan menegaskan bahwa penggunaan pelat nomor dinas Kemhan tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan telah diatur secara ketat melalui Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penomoran Registrasi dan Penggunaan Logo Kementerian Pertahanan pada Kendaraan Bermotor di Lingkungan Kementerian Pertahanan.

“Setiap kendaraan dinas Kemhan harus tercatat secara resmi dalam basis data inventaris negara dan digunakan sesuai dengan peruntukannya. Tidak ada toleransi terhadap penggunaan atribut negara yang tidak sah,” tegas Toni Setiawan.

Tidak Terdaftar sebagai Aset Resmi Kemhan
Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi terhadap basis data kendaraan dinas Kemhan, mobil BMW putih yang viral tersebut tidak tercatat sebagai kendaraan inventaris resmi Kementerian Pertahanan.

Selain itu, nomor registrasi dinas yang digunakan pada kendaraan tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan klasifikasi dan peruntukan kendaraan di lingkungan Kemhan.

Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa kendaraan tersebut bukan bagian dari fasilitas operasional Kemhan maupun digunakan oleh pejabat atau personel Kemhan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

“Kami memastikan bahwa kendaraan tersebut bukan milik dan bukan dalam penguasaan Kementerian Pertahanan,” jelasnya.

Komitmen Menjaga Tertib Administrasi dan Wibawa Negara

Kemhan menilai penyalahgunaan pelat nomor dinas maupun atribut resmi negara merupakan tindakan yang berpotensi mencederai wibawa institusi serta menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara.

Oleh karena itu, Kemhan menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban administrasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta akuntabilitas penggunaan fasilitas negara.

“Kami mengimbau seluruh pihak agar tidak menggunakan atau memanfaatkan atribut resmi negara tanpa hak.

Atribut negara bukan simbol prestise pribadi, melainkan sarana resmi yang melekat pada tugas dan tanggung jawab kenegaraan,” ujar Toni Setiawan.

Ajakan kepada Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Kemhan juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kehormatan institusi negara dengan tidak menyalahgunakan simbol, logo, maupun pelat nomor dinas milik pemerintah.

Kemhan membuka ruang koordinasi dengan aparat penegak hukum guna menindaklanjuti temuan penyalahgunaan atribut negara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik serta menjadi pengingat bahwa penggunaan fasilitas dan identitas negara harus dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, dan sesuai hukum.

(Redaksi |Mediapatriot.co.id) 



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Komentar ditutup.