Kota Bekasi, MPN
Ratusan umat muslim memenuhi areal Masjid Ziyadatul Khoer yang berlokasi di RW 03 Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Secara khusuk mereka mengikuti kegiatan RW 03 Bersholawat yang dilaksanakan Minggu (25/1) malam.
Kegiatan RW 03 Bersholawat ini digelar untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkat dengan ceramah agama oleh KH Ahmad Dimyati (Pengasuh Pondok Pesantren Aljazulyah, Banten) dan pembacaan Malid Nabi oleh Habib Salim bin Ahmad Al Attas. Diantara ratusan jamaah yang hadir, nampak berbaur Lurah Ciketingudik Usep Sudharma Wijaya, Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin serta unsur Tiga Pilar dari Polsek Bantargebang dan Koramil 05/Bantargebang.
Saat menyampaikan sambutannya, Lurah Ciketingudik Usep Sudharma Wijaya memberikan tanggapan positifnya terkait kegiatan ini. “Kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah silaturahmi antar warga sekaligus meningkatkan ukhuwah Islamiyah bagi kalangan masyarakat Ciketingudik,” ujarnya.
Usep berharap kegiatan ini juga ditiru oleh segenap pengurus lingkungan atau DKM lainnya sebagai simbol semangat masyarakat dalam rangka mensyiarkan Hari Besar Agama Islam. “”Dengan demikian setiap Hari Besar Agama Islam dilaksanakan secara semarak dan syiar,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua RW 03 Ciketingudik, Ateng Parman, menjalaskan kegiatan RW 03 Bersholawat menjadi agenda rutin yang akan dilaksanakan tiap tahun. “Ini akan menjadi agenda rutin untuk memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Masih dalam perayaan Isra Miraj, lanjut Ateng, juga dirangkai dengan kegiatan Cerdas Ceemat yang bersifat edukatif. “Cerdas Cermat diikuti kelompok santro dari tiap lingkungan majelis taklim, DKM, atau lingkungan RT yang ada di wilayah RW 03 Ciketingudik, untuk menggali wawasan atau pengatahuan para santri mengenai ajaran Islam,” paparnya.
Harapan utama disampaikan Ateng terhadap sasaran kegiatan RW 03 Bersholawat ini, sebagai refleksi rasa syukur umat muslim atas keberkahan yang didapat selama ini. “Kami juga berdoa bersama agar lingkungan masyarakat terhindar dari musibah atau bencana, sehingga masyarakat tetap bisa hidup rukun dan damai,” pungkasnya. (Mul)

