Kota Bekasi, MPN
Dalam rangka mendukung program percepatan penurunan jumlah Stunting, jajaran pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, menggulirkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Jumat (13/2). Program ini menyasar kalangan Balita yang beresiko menderita Stunting dan ibu hamil.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah program intervensi gizi berupa pemberian makanan bernutrisi (terutama berbasis pangan lokal) kepada balita gizi kurang/berat badan tidak naik dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK). Tujuannya untuk meningkatkan status gizi, mencegah stunting, dan edukasi pola makan sehat, umumnya diberikan melalui Posyandu.
Nampak hadir Lurah Cikiwul Acep Supriyadi bersama Ketua LPM Cikiwul Tholib S Hidayat. Sementara, sebanyak 37 paket makanan tambahan untuk Balita ditambah makanan bergizi untuk ibu hamil diberikan secara simbolis dengan disaksikan para pengelola Posyandu yang ada di wilayah Kelurahan Cikiwul.
Saat diajak berbincang, Ketua LPM Cikiwul Tholib S Hidayat menyatakan program ini sebagai wujud dukungan langsung terhadap upaya pihak Kantor Kelurahan Cikiwul untuk menurunkan jumlah kasus Stunting. “Kami mendengar informasi bahwa terdapat 5 kasus Stunting di Cikiwul,” katanya.
“Dilandasi dengan rasa kepedulian kami untuk membentuk generasi penerus yang sehat dan bergizi, kami sepakat menggulirkan program PMT ini. Tentunya kami berharap generasi penerus yang ada di Cikiwul bisa bersiap diri menghadapi bonus demografi di tahun 2045 nanti dengan masa depan yang cemerlang,” kata lelaki yang populer disapa Black ini.
Black lalu mengajak seluruh stakeholder untuk bersama memberikan perhatian lebih terhadap kondisi anak-anak dan Balita agar berkembang sempurna dengan asupan gizi yang memadai.
“Kami dari kelembagaan siap bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada demi terwujudnya wilayah Cikiwul yang terhindar dari kasus Stunting, dan bisa membentuk keluarga sehat dengan anak-anak yang cerdas sebagai bekal mereka kelak untuk mengisi pembangunan,” pungkasnya. (Mul)

