Kamis | 12 Maret 2026 | Pukul | 00:00 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Di tengah suasana khusyuk bulan suci Ramadhan, semangat intelektual dan spiritual mahasiswa Institut Jam’iyah Mahmudiyah (IJM) Langkat berpadu dalam sebuah kegiatan yang sarat makna.
Melalui program Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, para mahasiswa tidak hanya menjalankan agenda keagamaan, tetapi juga menghidupkan ruang pembelajaran nyata tentang kepemimpinan, dakwah, serta penguatan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Azizi pada Rabu (11/3/2026) mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang selama ini diperoleh di ruang perkuliahan ke dalam praktik nyata di tengah kehidupan sosial dan religius masyarakat.
Program ini merupakan bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman yang menekankan pada pengembangan kapasitas mahasiswa sebagai calon intelektual Muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, spiritualitas yang kuat, serta kemampuan berdakwah yang bijaksana.
Ramadhan sebagai Sekolah Kepemimpinan
Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah narasumber yang memberikan tausiyah, motivasi, sekaligus refleksi mendalam mengenai makna Ramadhan bagi generasi muda Muslim.
Narasumber pertama, Dr. H. Muamar Al Qadri, yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah IJM Langkat, menegaskan bahwa bulan Ramadhan sejatinya merupakan momentum strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa sebagai generasi intelektual memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.
“Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah tahunan, tetapi juga madrasah spiritual yang membentuk karakter kepemimpinan.
Mahasiswa harus mampu memadukan kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kemampuan dakwah yang bijak,” ujarnya di hadapan para peserta.
Menurutnya, kepemimpinan dalam perspektif Islam tidak hanya berbicara tentang kekuasaan atau posisi, melainkan tentang keteladanan, tanggung jawab moral, serta kemampuan membimbing masyarakat menuju kebaikan.
Karena itu, kegiatan Safari Ramadhan seperti ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi publik, memperkuat keberanian berdakwah, serta melatih kepekaan sosial terhadap kebutuhan umat.
Menumbuhkan Semangat Dakwah di Kalangan Mahasiswa
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Sunario Ramadhan dan Fitriyana, yang turut memberikan materi tausiyah dan motivasi kepada para mahasiswa yang hadir.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum transformasi diri.
Tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah secara personal, tetapi juga memperkuat akhlak, memperdalam empati sosial, serta menumbuhkan semangat berdakwah di tengah dinamika kehidupan modern.
Para mahasiswa diajak untuk menjadikan ilmu yang mereka pelajari sebagai sarana untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dakwah, dalam pandangan para narasumber, tidak selalu harus dilakukan melalui mimbar besar.
Ia dapat hadir melalui sikap, keteladanan, serta kontribusi nyata dalam kehidupan sosial.
Antusiasme Mahasiswa dalam Atmosfer Keilmuan dan Spiritual
Kegiatan Safari Ramadhan ini diikuti oleh para mahasiswa dengan antusias tinggi.
Suasana diskusi yang hangat, refleksi nilai-nilai Ramadhan, serta interaksi intelektual antara mahasiswa dan narasumber menjadikan kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan ruang pembelajaran yang hidup dan bermakna.
Para mahasiswa tampak aktif menyimak materi, berdiskusi, serta merefleksikan kembali peran mereka sebagai generasi muda yang akan menjadi pemimpin, pendidik, dan penggerak perubahan di masa depan.
Bagi mahasiswa Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dalam ruang-ruang sosial dan spiritual yang membentuk karakter serta integritas seorang pemimpin.
Menyatukan Hati dalam Kebersamaan
Setelah rangkaian kegiatan Safari Ramadhan selesai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Momen tersebut menjadi simbol persaudaraan dan solidaritas antar mahasiswa, dosen, serta seluruh peserta yang hadir.
Hidangan sederhana yang tersaji di tengah kebersamaan menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat ukhuwah, menumbuhkan empati, dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Membentuk Generasi Intelektual Berbasis Nilai
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperdalam ilmu pengetahuan, serta memperkuat semangat dakwah dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Safari Ramadhan yang dilaksanakan oleh mahasiswa IJM Langkat tidak hanya menjadi agenda kegiatan kampus semata, tetapi juga merupakan langkah kecil namun bermakna dalam membentuk generasi intelektual Muslim yang berintegritas, berakhlak, serta memiliki komitmen kuat untuk memberikan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa pendidikan Islam tetap memiliki peran strategis dalam melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)

