Morowali Utara, mediapatriot.co.id – Aksi kemanusiaan yang menyentuh hati terlihat pada Minggu malam, 12 April 2026. Pengusaha muda Muh. Fauzan Ari Nugraha, S.AP atau yang akrab disapa Fauzan Mamala, turun langsung menjadi sopir ambulans mengantar jenazah dari RSUD Kolonodale menuju Korowasu.
Langkah ini menjadi momen perdana beroperasinya ambulans yang ia sediakan khusus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bukan sekadar menyediakan kendaraan, Fauzan memilih terjun sendiri di garis depan, memastikan pelayanan kemanusiaan itu benar-benar sampai kepada warga yang sedang berduka. Ia memulai langkah awalnya dengan ketulusan.
“Malam ini ambulans perdana antar jenazah dari RSUD Kolonodale ke Korowasu. Saya antar langsung. Semoga ini bisa membantu banyak saudara kita yang membutuhkan pertolongan,”ujarnya
Di tengah keterbatasan yang sering dihadapi masyarakat saat membutuhkan kendaraan jenazah, kehadiran ambulans ini menjadi harapan baru.
Satu unit ambulans kini standby di Kolonodale, lengkap dengan relawan yang siap bergerak kapan pun dibutuhkan.
Aksi ini bukan hanya tentang kendaraan dan perjalanan malam hari, tetapi tentang empati, kepedulian, dan keikhlasan untuk hadir di saat paling berat bagi sesama. Fauzan Mamala menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak menunggu momentum besar, ia dimulai dari langkah sederhana, membantu warga pulang ke peristirahatan terakhir dengan layak dan penuh penghormatan.Aksi Kemanusiaan, Fauzan Mamala Jadi Sopir Ambulans, Perdana Antar Jenazah Warga Korowasu
Morowali Utara, mediapatriot.co.id – Aksi kemanusiaan yang menyentuh hati terlihat pada Minggu malam, 12 April 2026. Pengusaha muda Muh. Fauzan Ari Nugraha, S.AP atau yang akrab disapa Fauzan Mamala, turun langsung menjadi sopir ambulans mengantar jenazah dari RSUD Kolonodale menuju Korowasu.
Langkah ini menjadi momen perdana beroperasinya ambulans yang ia sediakan khusus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bukan sekadar menyediakan kendaraan, Fauzan memilih terjun sendiri di garis depan, memastikan pelayanan kemanusiaan itu benar-benar sampai kepada warga yang sedang berduka. Ia memulai langkah awalnya dengan ketulusan.
“Malam ini ambulans perdana antar jenazah dari RSUD Kolonodale ke Korowasu. Saya antar langsung. Semoga ini bisa membantu banyak saudara kita yang membutuhkan pertolongan,”ujarnya
Di tengah keterbatasan yang sering dihadapi masyarakat saat membutuhkan kendaraan jenazah, kehadiran ambulans ini menjadi harapan baru.
Satu unit ambulans kini standby di Kolonodale, lengkap dengan relawan yang siap bergerak kapan pun dibutuhkan.
Aksi ini bukan hanya tentang kendaraan dan perjalanan malam hari, tetapi tentang empati, kepedulian, dan keikhlasan untuk hadir di saat paling berat bagi sesama. Fauzan Mamala menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak menunggu momentum besar, ia dimulai dari langkah sederhana, membantu warga pulang ke peristirahatan terakhir dengan layak dan penuh penghormatan.

