Kinerja Polres Sumba Timur Dinilai Mandek WALHI NTT Soroti Tambang Emas Ilegal Wanggameti Transparansi Penegakan Hukum Lingkungan

Waingapu | mediapatriot.co.id – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nusa Tenggara Timur melontarkan kritik keras terhadap kinerja Polres Sumba Timur yang dinilai tidak transparan dan terkesan mandek dalam penanganan kasus tambang emas ilegal di kawasan penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti.

WALHI NTT menyoroti belum adanya kejelasan dari pihak kepolisian terkait perkembangan proses hukum terhadap para pelaku yang sebelumnya telah diamankan. Hingga kini, publik belum memperoleh informasi mengenai status tersangka, perkembangan penyidikan, maupun kemungkinan keterlibatan aktor lain dalam jaringan tambang ilegal tersebut.


Berita Bandung Hari Ini di BANDUNGMPI.COM

Informasi Iklan / Advertorial Klik mediapatriot.co.id@gmail.com atau Hubungi WhatsApp kami 08999208174

Staf Divisi Hukum WALHI NTT, Yulianto Behar Nggalimara, S.H., M.H (Uyan), menilai kondisi ini menunjukkan lemahnya transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Kami melihat ada indikasi kuat bahwa penanganan kasus tambang emas ilegal ini berjalan tidak transparan dan cenderung mandek. Publik berhak mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan, siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka, serta apakah ada aktor besar di balik praktik ini,” ujarnya.

Menurut WALHI NTT, aktivitas tambang emas ilegal di kawasan hulu daerah aliran sungai (DAS) merupakan ancaman serius bagi lingkungan. Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya berdampak pada ekosistem, tetapi juga mengancam sumber air bersih, ketahanan pangan, serta keselamatan masyarakat sekitar.

Ketidakjelasan penanganan kasus ini dinilai dapat melemahkan efek jera bagi pelaku, membuka peluang kembalinya aktivitas ilegal, serta menimbulkan dugaan adanya pembiaran dalam proses penegakan hukum.

“Jika aparat penegak hukum tidak serius menuntaskan kasus ini secara terbuka, maka wajar publik mempertanyakan integritas institusi kepolisian. Hukum tidak boleh tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” tambahnya.

WALHI NTT mendesak Polres Sumba Timur untuk segera membuka perkembangan kasus secara transparan kepada publik, termasuk jumlah tersangka, pasal yang dikenakan, serta tahapan proses penyidikan yang sedang berjalan.

Selain itu, WALHI juga meminta aparat penegak hukum mengusut hingga ke aktor intelektual dan pemodal di balik aktivitas tambang ilegal tersebut, serta memastikan tidak ada praktik tebang pilih dalam penegakan hukum.

WALHI NTT menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan tidak menutup kemungkinan membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi apabila tidak ada kejelasan dari aparat penegak hukum daerah.

“Penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan adalah satu-satunya jalan untuk menghentikan perusakan lingkungan yang semakin meluas di Sumba Timur,” tutup Uyan.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Sumba Timur belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. Publik masih menunggu langkah transparansi dari aparat penegak hukum.(Red)

IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id