Sekitar 85 Juta Anggaran DAU Diduga Masuk Kantong Pribadi Lurah Maradekaya (Berita MPI)

Takalar, Sulsel MediaPATRIOT.CO.ID – Sebelumnya diberitakan media ini bahwa Bendahara Kelurahan dan lurah Maradekaya diduga kerjasama mencairkan dana pos kamling, kini di tanggapi serius oleh bendahara Rosmawati Daeng Sa’bi selaku bendahara Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang.

Rosmawati Daeng Sa’bi
Mengatakan bahwa Dana Alokasi Umum (DAU) tahap II Kelurahan telah diambil oleh Kepala Kelurahan Maradekaya, Abd Rahman.

“Semua dana DAU tahap II sudah tidak ada lagi saya pegang, semua sudah diambil oleh pak Lurah, dan kami memiliki bukti kwitansi dana yang saya keluarkan, seperti anggaran pembangunan tiga pos kamling Rp 35 juta dan anggaran penanganan Covid-19 Rp50 juta,” ungkap Rosmawati.

Menurut Rosmawati, dana itu dia berikan karena Lurah Maradekaya yang minta. “Sebagai atasan saya dan dia penanggung jawab pada kegiatan itu, tentunya saya penuhi permintaannya,” akunya Rosmawati. Rabu (16/12).

Sementara Ketua LPM sekaligus Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Kamaruddin Daeng Nuru mengakui kalau dana pembangunan tiga pos Kamling dengan senilai Rp 35 juta, yang di dicairkan bendahara diberikan kepada lurah Maradekaya Abd Rahman Rasyid.

Daeng Nuru menambahkan, Sebelumnya juga ada tiga item pekerjaan yang belum dibayarkan sisanya diantara pembangunan Talud jalan dilingkungan Masago Sebesar Rp. 53 Juta, Pekerjaan Pepin Blok dan Plat Duicker sebesar Rp. 77 Juta. sudah rampung seratus persen bahkan sudah diperiksa dari tim kecamatan.ungkap Dg.Nuru dikediamannya Rabu,16/12

Lanjut dg. Nuru dikatakan, bahwa di 3 item pekerjaan talud jalan, Paving Blok dan plat Duicker sebanyak Rp.130 juta, namun saya diberikan sama bendahara Rosmawati dg sabi’ pada saat itu hanya Rp 65 juta. Sehingga masih ada sisa anggaran sebesar Rp 65 juta, ucapnya

Sehingga jumlah keseluruhan menurut Dg.Nuru, pos kamling Rp.35 juta di tambah sisa dana talud jalan, Pepin Blok dan plat Duicker Rp.65 juta sehingga totalnya Rp 100 juta, belum masuk PPH/Pajak 15 persen senila Rp.23 juta lebih.Sehingga dihitung masih ada Rp.85 juta lebih diduga masuk dikantong pribadinya lurah Maradekaya, kesal Daeng Nuru

Sebelumnya Lurah Maradekaya Abd Rahman Rasyid dikonfirmasi mengakui kalau dana tiga pos kamling ada di tangannya.

Sementara salah satu Aktivis Takalar, Sahar diminta Tanggapannya, “adanya polemik dan informasi Dimedia mudah-mudahan Aparat Penegak Hukum (APH) Segera turung menindaklanjuti dan Memanggil dan periksa Abd Rahman kepala kelurahan Maradekaya yang diduga
menggelapkan Dana kelurahan tersebut” Tegas Sahar. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed