oleh

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Aparatur Kelurahan Ciketingudik Dibekali Wawasan Pengembangan Kapasitas

 

Kota Bekasi, MPI
Kantor Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, memberikan pembekalan tentang wawasan pengembangan kapasitas (capacity building) kepada seluruh staf dan petugas Pemantau dan Monitoring (Pamor). Pembekalan wawasan terkait capacity building ini dilakukan dua hari, Sabtu (9/1) dan Minggu (10/1), di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Hadir selaku narasumber dalam kegiatan ini, Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi Sugiono, yang memberikan pembekalan kepada 40 peserta yang menyimak secara seksama. Selain itu nampak Lurah Ciketingudik Nahwan Wawan, dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ciketingudik Salim Samsudin.

Melalui pemaparannya, Sugiono menyatakan pentingnya pengembangan kapasitas bagi setiap aparatur pemerintahan demi tercapainya pelayanan publik yang profesional, cepat dan tepat sasaran. Dengan demikian, lanjutnya, akan terwujud kepuasan masyarakat yang maksimal.

Dalam kesempatan yang sama, Lurah Ciketingudik Nahwan Wawan menjelaskan latarbelakang pelaksanaan pembekalan capacity building ini adalah karena adanya keinginan dari pemerintah untuk meningkatkan profesionalisme kinerja aparatur pemerintahan dalam melayani masyarakat. “Alhamdulillah, seluruh lembaga yang ada di lingkungan Ciketingudik mendukung kegiatan ini, bukti sinergi yang terjalin harmonis,” katanya.

Nahwan menambahkan program capacity building ini menjadi momentum bagi seluruh Pamor dan aparatur di Kelurahan Ciketingudik untuk meningkatkan disiplin kerja melayani masyarakat. “Dengan disiplin, secara otomatis mereka sudah melakukan pengembangan kapasitas diri mereka sendiri agar mampu melaksanakan tugas dan amanah yabg mereka emban dari masyarakat,” tegas dia.

Terakhir, Nahwan berharap rindaklanjut dari pembekalan pengembangan kapasitas ini akan menumbuhkan kekompakan seluruh aparatur Kelurahan Ciketingudik sebagai satu tim yang solid. “Menjadi lebih kompak, bisa saling menutupi kekurangan, bisa saling mengisi, dan bisa saling berkolaborasi dalam rangka menyelesaikan setiap permasalahan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin menyatakan pihaknya mendukung program ini. Menurut dia, implementasi dari sasaran kegiatan ini akan berdampak positif terhadap perkembangan wilayah Ciketingudik.

“Program capacity building yang kemarin dihelat itu tentunya sangat didukung oleh seluruh masyarakat. Makanya kami dari lembaga juga memberikan dukungan penuh, dengan harapan implementasi kegiatan ini bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakat,” ujarnya, Minggu (10/1) malam.

Menurut Salim, capacity building merupakan suatu proses untuk melakukan sesuatu, atau serangkaian kegiatan untuk melakukan perubahan multilevel pada diri individu, kelompok-kelompok, organisasi-organisasi, dan sistem-sistem guna memperkuat kemampuan penyesuaian individu dan organisasi dalam menghadapi perubahan. “Program ini jelas sangat penting karena pada akhirnya akan berkaitan dengan perkembangan lingkungan masyarakat, makanya narasunber yang dihadirkan juga berkompeten dalam memberikan motivasi kepada peserta yang hadir demi tercapainya profesionalisme kerja yang prima,” paparnya.

Begitu juga, imbuh Salim, implementasi dari program capacity building ini akan berdamlak terhadap jalinan sinergitas antara pihak penerintahan dengan lembaga-lembaga, dan seluruh stakeholder yang ada di masyarakat. “Selain itu, akuur birokrasi juga berjalan dengan semestinya karena seluruh pihak bisa menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing secara profesional,” katanya.

Harapan yang sama juga disampaikan Adis Saputra dan Sumanta Andriansyah selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan capacity building ini. “Seluruh peserta mampu memahami pentingnya mengenal dan mengembangkan capacity building sebagai upaya untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam bekerja dan berhubungan dengan orang lain,” ungkap Adis.

Dengan rasa oercaya diri yang sudah dimiliki, Adis optimis setiap aparatur bakal mampu meningkatkan motivasi kerja dan upaya meraih prestasi, meningkatkan kemampuan kerjasama dalam satu tim kerja. “Seihibgga terjalin komunikasi yang lebih baik dengan rekan kerja, meningkatakn pelayanan prima kepada publik, serta meningkatkan kontribusi SDM pada kinerja organisasi,” pungkasnya. (Mul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed