Strategi Meningkatkan Keragaman Dan Nilai Jual Produk Olahan Susu

Penulis  :Muhammad Rifky Anugrah
(Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Alamat email :rifkianugrah160@gmail.com

Susu merupakan sebuah cairan putih dari bahan pangan hewani yang memiliki kandungan gizi yang tinggi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia,kandungan gizi yang dimilki pada susu banyak dijadikan sebagai salah satu asupan nutrisi yang penting bagi manusia,terlebih lagi pada proses pertumbuhan anak-anak sangat dibutuhkan susu sebagai nutrisi baik itu untuk tulang,pertumbuhan anak, dan perkembangan pada anak-anak.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, jumlah rata-rata konsumsi susu di negara Indonesia sebesar 16,27 kg/kapita/tahun pada tahun 2020. Rendahnya tingkat konsumsi susu di Indonesia diakibatkan antara lain oleh rendahnya populasi sapi perah di Indonesia yang masih relatif rendah yang menyebabkan produksi susu rendah dan harga susu yang relatif tinggi. Tercatat populasi sapi perah tahun 2021 hanya 578.579 ekor, dengan jumlah produksi susu segar dalam negeri tahun 2021 sebesar 962.676,66 ton (BPS, 2022). Jumlah produksi sebesar itu baru memasok sekitar 22% dari total kebutuhan, yaitu 3,8 juta ton/tahun.
Susu memiliki banyak kandungan yang dimana kandungan tersebut bagus untuk tubuh manusia. Berikut adalah kandungan-kandungan yang terdapat pada susu
Kalsium: jika membicarakan mengenai kandungan susu yang utama adalah kalsium. Sumber kalsium paling tinggi terdapat pada susu. Kalsium adalah nutrisi yang terkandung dalam kelompok mineral memiliki fungsi untuk mempercepat proses mineralisasi gigi dan sebagai bahan utama pembentukan tulang.Oleh sebab itu, kalsium sangat baik untuk menunjang pertumbuhan dan pemeliharaan tulang serta membantu membentuk gigi menjadi lebih kuat terutama untuk gigi susu, masa pertumbuhan gigi orang dewasa dan saat Anda mencapai usia dewasa. Saat gigi mulai tumbuh, gigi akan sangat memerlukan kalsium agar dapat tumbuh dengan baik.
Protein: kandungan protein pada susu sangat berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia. Selain itu, protein dalam kandungan susu juga berfungsi memberi asam amino utama yang berguna membentuk jaringan tubuh dan membangun sel tubuh yang baru. Protein susu yang paling utama adalah kasein, laktalbumin, immunoglobulin, lactoglobulin, laktoferin dan albumin. Albumin ini memiliki aktivitas biologis secara langsung atau setelah terdegradasi menjadi peptida bioaktif. Peptida bioaktif bisa terbentuk secara alami selama proses fermentasi susu, seperti yang biasa terjadi pada berbagai jenis olahan susu yaitu keju dan produk susu fermentasi.
Lemak: lemak juga menjadi salah satu kandungan susu. Tenang saja, lemak yang ada di dalam kandungan susu termasuk dalam lemak sehat yang tidak dapat menyebabkan Anda terkena penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, lemak susu dapat menurunkan risiko obesitas yang secara tidak langsung juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Lemak susu merupakan suatu emulsi lemak dalam air yang di dalamnya terkandung gula, garam-garam mineral dan protein dalam bentuk suspensi koloidal. Lemak dalam kandungan susu berbentuk jutaan bola kecil berdiameter antara 1-20 mikrometer dengan garis tengah rata-rata 3 mikrometer. Bentuk lemak susu adalah cair sehingga mudah dicerna. Jumlah lemak yang terdapat pada kandungan susu ada sekitar 3,5 gram yang berarti sedikit lebih banyak dari kandungan protein susu itu sendiri.

Laktosa: laktosa merupakan penyebab susu terasa manis. Kandungan susu laktosa adalah 4,5%. Komposisi susu sangat lengkap seperti karbohidrat, laktosa, protein, lemak dan vitamin terdapat dalam susu. Laktosa mengandung dua unsur yaitu glukosa dan galaktosa. Laktosa pun masih dalam karbohidrat yang aman dikonsumsi oleh tubuh manusia. Tanpa adanya karbohidrat, tubuh akan cepat lelah, lemas, lesu dan letih. Laktosa tidak terlalu manis, maka dari itu cukup aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Vitamin: vitamin juga ada dalam kandungan susu. Vitamin yang ada di dalam kandungan susu, diantaranya vitamin B1 dengan fungsi untuk membantu dalam mengolah karbohidrat menjadi glukosa dan akan menghasilkan energi untuk berbagai fungsi organ dalam tubuh. Selain itu, ada juga vitamin B1 yang bermanfaat mempertahankan fungsi saraf dan kesehatan jantung Anda.Vitamin C juga terdapat pada kandungan susu , vitamin C mampu memperbaiki jaringan sel kulit, mencegah tekanan darah naik, meningkatkan kesehatan mata dan mencegah sel kanker tumbuh. Selain dapat mencegah tekanan darah naik, vitamin C juga dapat meningkatkan mood, menurunkan risiko serangan jantung, mengurangi gejala pilek, mencegah stroke dan mencegah penuaan dini.Selanjutnya ada vitamin D yang juga terdapat dalam kandungan susu untuk memperkuat tulang dan gigi, serta menjaga kesehatan otot tubuh. Selain vitamin-vitamin ini, kandungan susu juga terdapat vitamin E dan K yang larut dalam lemak.
Enzim: kandungan susu lainnya berupa enzim yaitu: lipase, fosfatase, peroksidase, katalase, galaktose, dehidrogenase dan lactose. Enzim utama yang sangat normal terdapat dalam kandungan susu adalah enzim laktoperoksidase, katalase, anti oksidase, ribonuklease, aldolase, lactase, kelompok fosfatase, lipase, esterase, protease, amilase dan oksidase. Enzim yang berperan penting sebagai indikator panas adalah fosfatase dan peroksidase. Enzim inilah yang baik untuk tubuh manusia.
Susu dapat diperoleh dengan pemerahan hewan ternak seperti kambing,kerbau,kuda,dan yang paling sering dikonsumsi ialah pemerahan susu sapi.Produk oalahan susu telah menjadi bagian penting dalam berbagai bahan indrustri makanan dan minuman,dalam beberapa tahun terakhir,indrustri ini berkembang dengan secara signifikan,dengan olahan susu yang dikembangkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan.Namun,untuk meningkatkan suatu nilai produk yang bagus diperlukan beberapa strategi yang harus dilakukan,seperti:
Inovasi produk: salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan keragaman produk olahan susu adalah dengan melakukan inovasi produk. Hal ini dapat dilakukan dengan menciptakan varian produk baru yang berbeda dari produk yang sudah ada. Contohnya, dapat dibuat produk olahan susu yang berbeda dalam hal rasa, tekstur, atau kemasan. Inovasi produk ini dapat membantu meningkatkan minat konsumen dan meningkatkan nilai jual produk.
Penggunaan Bahan Baku yang Berbeda: penggunaan bahan baku yang berbeda dapat membantu meningkatkan keragaman produk olahan susu. Contohnya, dapat digunakan bahan baku yang berbeda seperti susu sapi, susu kambing, atau susu kerbau. Penggunaan bahan baku yang berbeda ini dapat membantu meningkatkan nilai jual produk dan meningkatkan minat konsumen.
Pengembangan Variasi Rasa: pengembangan variasi rasa dapat membantu meningkatkan keragaman produk olahan susu. Contohnya, dapat dibuat produk olahan susu dengan variasi rasa seperti vanila, strawberry, atau coklat. Pengembangan variasi rasa ini dapat membantu meningkatkan minat konsumen dan meningkatkan nilai jual produk.
Untuk meingkatkan harga jual suatu produk berbahan dasar susu perlu dilakukan inovasi agar dapat menarik perhatian konsumen,karena di masa kini orang orang berlomba-lomba untuk membuat inovasi dari berbahan dasar susu,dengan strategi yang ada diatas kita bisa meningkatkan hasil jual dari produk berbahan dasar susu, sehingga perekonomian di sekitar juga bisa terdampak oleh hasil dari penjualan produk tersebut. Berikut adalah contoh produk olahan yang terbuat dari susu
Keju
Keju merupakan produk fermentasi susu, dihasilkan dengan cara memisahkan zat padat dalam susu menggunakan bantuan enzim atau bakteri. Ada banyak jenis keju dan setiap jenisnya dibuat dari dari jenis susu berbeda, dengan proses pembuatan yang berbeda pula.
Yogurt
Produk olahan susu yang dibuat dengan proses fermentasi menggunakan bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus dengan atau tanpa penambahan bakteri asam laktat lainnya. Kata yogurt berasal dari bahasa Turki, yaitu jugurt/yogurut yang artinya susu asam. Yogurt pertama kali ditemukan secara tidak sengaja di daerah Mesopotamia pada tahun 5000 sebelum masehi (SM). Konon, para gembala yang membawa susu dalam kantung yang terbuat dari lambung hewan sebagai bekal perjalanan,  menemukan susu tersebut telah berubah rasa dan aromanya menjadi asam karena terjadi fermentasi alami. Seiring dengan perkembangan zaman, yogurt menjadi terkenal dan digemari masyarakat di seluruh dunia.
Mentega
Lemak dari susu dapat dipisahkan dari komponen lain dengan baik melalui proses pengocokan atau churning yaitu proses pemecahan emulsi minyak dalam air. Mentega merupakan emulsi air dalam minyak dengan kira-kira 18% air terdispersi di dalam 80% lemak dengan sejumlah kecil protein yang bertindak sebagai zat pengemulsi (emulsifier) Mentega dapat dibuat dari lemak susu yang manis atau yang asam. Lemak susu dapat dibiarkan menjadi asam secara spontan atau dapat diasamkan dengan menambah biakan murni bakteri asam laktat pada lemak susu yang manis yang telah dipasteurisasikan, sehingga memungkinkan terjadinya respirasi.
Contoh-contoh diatas merupakan salah contoh kecil olahan yang berbahan dasar dari susu. Tidak hanya contoh diatas masih ada beberapa strategi untuk meningkatkan hasil jual produk olahan susu seperti pengemasan olahan berbahan dasar susu tersebut,pengembangan branding di media sosial maupun interkasi di lingkungan sekitar yang berguna sebagai media promosi unutk mendapata keuntungan yang maksimal dan contoh diatas tidak hanya mendapat keuntungan per orang tetapi dalam konteks ini kita bisa membuat perubahan perekonomian pada suatu daerah dengan hasil olahan bahan dasar dari susu tersebut.
Tidak hanya memiliki manfaat susu juga memiliki dampak negatif seperti menimbulkan penyakit kardiovaskular, menyebabkan obesitas, dan penyebab gangguan percernaan lainnya. Oleh karena itu, kita juga harus bijak dalam mengonsumsi susu, pastikan kita mengonsumsi susu secara tidak berlebihan dan juga mengetahui sebab akibat mengonsumsi susu.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan