Sabtu|06 Desember 2025|Pukul|18:40|WIB
Mediapatriot.co.id|Langkat|Sumatera Utara|Berita Terkini – Di tengah guncangan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kehutanan Provinsi Sumatera Utara menunjukkan komitmen nyata bahwa tugas menjaga hutan tidak pernah terpisah dari kewajiban menjaga manusia yang hidup di sekitarnya.
Dengan semangat kemanusiaan, berbagai personel diturunkan untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak, melalui distribusi bantuan logistik hingga aksi pembersihan lingkungan pascabencana.
Sejak hari pertama laporan kerusakan dan genangan masuk, tim UPT Kemenhut Sumut bergerak cepat menyisir lokasi-lokasi terdampak.
Bantuan berupa paket kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, hingga dukungan peralatan darurat didistribusikan ke rumah warga, rumah ibadah, dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan cukup parah.
Tidak hanya itu, personel turut terlibat dalam kegiatan clean-up untuk membantu warga membersihkan endapan lumpur, material kayu, dan puing yang menghambat akses serta mengganggu aktivitas harian. 
Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan adalah saudara bagi kami. Di saat mereka mengalami kesulitan, kami wajib hadir,” ujarnya.
Di beberapa titik bencana, personel UPT Kemenhut Sumut bekerja bahu-membahu bersama warga, relawan, dan institusi pemerintah lainnya.
Kerja sama lintas sektor ini menjadi bukti bahwa mitigasi dan pemulihan
pascabencana memerlukan sinergi kuat – tidak hanya antara lembaga negara, tetapi juga antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui pendekatan ini, proses pemulihan fisik dan psikologis warga diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Bagi sebagian warga, kehadiran para petugas kehutanan memberi rasa tenang dan dukungan moral yang sangat dibutuhkan.
Di tengah kondisi rumah yang rusak, fasilitas umum yang lumpuh, serta ketidakpastian cuaca, bantuan dan kepedulian dari instansi negara menjadi penguat semangat untuk bangkit kembali.
“Kehadiran mereka membuat kami merasa tidak sendiri,” ujar seorang warga di wilayah terdampak.
Sebagai instansi yang selama ini identik dengan pengelolaan kawasan hutan, keterlibatan Kemenhut dalam misi kemanusiaan memperluas pemahaman publik mengenai peran kehutanan itu sendiri.
Bahwa menjaga ekosistem bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan mempunyai implikasi langsung terhadap kesejahteraan manusia – baik dalam kondisi normal maupun saat bencana terjadi.
Melalui langkah-langkah kecil namun berdampak besar ini, UPT Kemenhut Sumut berharap kontribusinya dapat menjadi bagian dari proses pemulihan yang lebih luas.
Semangat kebersamaan dan saling menjaga diharapkan dapat meneguhkan kembali kekuatan masyarakat Sumatera Utara dalam menghadapi masa sulit.
Dalam doa dan solidaritas, pesan kemanusiaan terus digaungkan: Sumatera Utara tidak sendiri. Kita saling menjaga.
(Ramlan|Mediapatriot.co.id|Kabiro Langkat)










