Jum’at | 12 Desember 2025 | Pukul | 10:00 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini — Di tengah pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah Pematang Cengal, jajaran tenaga kesehatan di Wilayah Kerja (Wilker) Puskesmas Pematang Cengal menunjukkan komitmen luar biasa dalam memastikan layanan kesehatan tetap berjalan tanpa kendala.
Meski sebagian petugas juga terdampak banjir, pelayanan medis tetap aktif 24 jam demi menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Kepala Puskesmas Pematang Cengal, Bd. Bertianna br. Pandi, S.Tr.Keb, menjelaskan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di bawah koordinasinya — mulai dari Pustu hingga Poskesdes — kini telah kembali beroperasi seperti biasa.
Bagi warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan akibat akses yang masih terbatas, pihaknya menerapkan pola mobile service atau pelayanan keliling dari rumah ke rumah (door to door).
“Masyarakat yang tidak dapat datang ke fasilitas kesehatan kami anjurkan untuk dilayani secara keliling.
Ini penting agar tidak ada satu pun warga yang terlewat mendapatkan pelayanan medis, terutama dalam situasi pascabencana seperti ini,” ujarnya.
Pengungsi Masih Bertahan di Puskesmas
Puskesmas Pematang Cengal hingga saat ini masih menampung 5 KK atau 15 jiwa, dari sebelumnya sekitar 30 KK yang mengungsi.
Pada siang hari, para pengungsi mulai kembali beraktivitas untuk membersihkan rumah mereka yang masih belum bisa ditempati akibat kerusakan yang cukup parah.
“Siang hari mereka berupaya membenahi rumah masing-masing, namun malamnya beberapa masih bermalam di puskesmas.
Kami tetap menjaga kondisi mereka, baik dari sisi kesehatan maupun kebutuhan dasar lainnya,” tambah Bertianna.
Posko Kesehatan Tetap Beroperasi
Selain pelayanan 24 jam di puskesmas, posko kesehatan di Dusun Paluh Mardan, Desa Pematang Cengal, dan di Desa Pulau Banyak juga terus dibuka.
Posko-posko ini menjadi titik penting pelayanan medis bagi warga yang aksesnya masih terisolir.
Situasi secara umum disebut telah membaik, tetapi Wilker Puskesmas Pematang Cengal tetap berada dalam status siaga hingga 16 Desember 2025, sesuai masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah.
Komitmen Tinggi Tenaga Medis Meski Jadi Korban Bencana
Di balik kondisi yang terus ditangani, para tenaga kesehatan yang bertugas juga menghadapi situasi pribadi yang tidak ringan.
Beberapa staf Puskesmas juga menjadi korban banjir.
Bahkan, salah satu petugas baru dapat kembali ke rumahnya sehari sebelumnya setelah menyelesaikan proses pembersihan karena rumahnya sempat terendam hingga setengah bangunan, menyebabkan banyak barang tidak dapat diselamatkan.
Meski demikian, semangat pelayanan tidak pernah padam.
“Saya sangat bersyukur seluruh staf dalam keadaan sehat. Walaupun mereka sendiri terdampak, mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, baik di dalam gedung layanan maupun di lapangan.
Siang dan malam saya pantau semua titik pelayanan, dan komitmen mereka benar-benar luar biasa,” tutur Kepala Puskesmas tersebut.
Antisipasi Kunjungan Presiden dan Ketersediaan Obat
Dalam waktu dekat, wilayah Sumatera Utara direncanakan akan dikunjungi Presiden RI.
Tim Puskesmas Pematang Cengal tetap bersiaga, terutama di wilayah Tanjung Pura, yang disebut sebagai salah satu titik kunjungan.
Sementara itu, ketersediaan obat-obatan di puskesmas disebut masih sangat mencukupi.
Jika suatu waktu diperlukan tambahan, pihak puskesmas akan segera mengambil pasokan dari Gudang Farmasi Dinas Kesehatan. “Saat ini obat-obatan cukup, dan pasokan akan terus kami jaga,” tegas Bertiana Kepada Mediapstriot.co.id (12/12/2025)
Bersama Pulih dari Bencana
Meski bencana meninggalkan luka dan kerugian fisik yang besar, semangat kemanusiaan dan solidaritas antara tenaga kesehatan dan masyarakat menjadi kekuatan utama pemulihan.
Puskesmas Pematang Cengal memastikan layanan kesehatan tetap hadir bagi seluruh warga, tanpa kecuali, hingga kondisi benar-benar pulih.
(Ramlan | Mediapatriot.co.id | Kabiro Langkat)

