Kecelakaan Maut di Jalur Lintas Medan–Banda Aceh, Sopir Truk Bermuatan Telur Tewas di Tempat

 

Jum’at | 19 Desember 2025 | Pukul | 11:50 | WIB

Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini — Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di jalur strategis lintas Medan–Banda Aceh. Sebuah truk bermuatan telur dilaporkan mengalami kecelakaan fatal di Pasar Titi Panjang, Desa Securai, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, pada Jumat, 19 Desember 2025.

Insiden ini merenggut nyawa sopir truk di tempat kejadian perkara (TKP), sementara kernetnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di lokasi, kecelakaan bermula ketika truk pengangkut telur yang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh menghantam bagian belakang truk lain yang tengah terparkir di badan jalan.

Screenshot 20251219 113130

Benturan keras tersebut menyebabkan kabin truk ringsek parah, menjepit sopir hingga tidak dapat diselamatkan.

“Truknya menghantam dari belakang. Posisi truk yang ditabrak sedang parkir. Benturannya sangat kuat, sopir langsung meninggal di tempat,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Akibat benturan hebat, bagian depan truk bermuatan telur mengalami kerusakan berat. Muatan telur berserakan di sekitar lokasi kejadian, sementara kondisi kendaraan nyaris tidak berbentuk, menandakan kuatnya daya tumbuk saat kecelakaan terjadi.

Screenshot 20251219 113142

Kernet truk yang turut berada di dalam kendaraan dilaporkan mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas kepolisian dari satuan lalu lintas setempat segera turun ke lokasi guna melakukan olah TKP, mengamankan area, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk faktor kelalaian, kondisi kendaraan, serta situasi jalan saat kejadian.

Screenshot 20251219 113158

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan tingginya risiko kecelakaan di jalur lintas antarprovinsi, khususnya pada ruas jalan yang padat aktivitas kendaraan berat.

Parkir kendaraan di badan jalan tanpa pengamanan memadai dinilai sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan fatal, terutama pada jalur dengan jarak pandang terbatas.

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

Screenshot 20251219 113128
Aparat terkait juga diharapkan memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di jalur utama demi mencegah terulangnya tragedi serupa.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di jalur Medan–Banda Aceh yang menelan korban jiwa.

Kesadaran kolektif, kedisiplinan berlalu lintas, serta penegakan hukum yang tegas menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.

(Ramlan | Mediapatriot.co.id | Kabiro Langkat)