Sabtu | 10 Januari 2020 | Pukul | 07:40 | WIB
Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kembali melakukan penyegaran struktural dengan melantik empat pejabat baru setingkat Kepala Divisi (Kadiv) dan Vice President (VP), Jumat (9/1/2026) sore.
Pelantikan yang digelar secara hibrida dan dihadiri pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ini menegaskan komitmen SKK Migas dalam memperkuat tata kelola sektor hulu migas yang berorientasi pada kepastian hukum, efisiensi operasional, dan optimalisasi penerimaan negara.
Empat pejabat yang dilantik mengisi posisi strategis yang memiliki korelasi langsung dengan keberlanjutan industri hulu migas nasional.
Mereka adalah Alam Mulyawan sebagai Kepala Divisi Hukum, Syarif Maulana Chaniago sebagai Vice President Keuangan dan Komersialisasi (Keokom), serta Army Howard dan Bayu Murbandono yang dipercaya menduduki jabatan Vice President Dukungan Bisnis.
Penempatan Alam Mulyawan sebagai Kadiv Hukum dinilai krusial mengingat kompleksitas kontrak dan tingginya risiko hukum di sektor hulu migas.
Posisi ini menjadi garda terdepan dalam memastikan kepastian hukum, kepatuhan regulasi, serta pengelolaan aspek kontraktual antara negara dan KKKS agar tetap selaras dengan kepentingan nasional.
Sementara itu, Syarif Maulana Chaniago yang dipercaya mengemban jabatan VP Keuangan dan Komersialisasi memegang peran sentral dalam mengawal proses monetisasi migas.
Jabatan ini strategis dalam memastikan setiap proyek hulu dikelola secara prudent, transparan, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi penerimaan negara di tengah dinamika harga energi global dan tantangan investasi.
Di sisi pendukung operasional, pelantikan Army Howard dan Bayu Murbandono sebagai VP Dukungan Bisnis mencerminkan keseriusan SKK Migas dalam membenahi aspek non-teknis yang kerap menjadi bottleneck kegiatan hulu migas.
Keduanya diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi, mempercepat layanan, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi KKKS dalam menjalankan operasi di lapangan.
Secara keseluruhan, komposisi pejabat baru ini dinilai sangat taktis dan berorientasi ke depan.
Penguatan pada aspek hukum, keuangan, komersialisasi, serta dukungan bisnis menunjukkan arah kebijakan SKK Migas yang fokus pada akselerasi proses, peningkatan kepercayaan investor, dan optimalisasi penerimaan negara.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa SKK Migas serius mempersiapkan diri menghadapi target produksi dan lifting migas tahun 2026, yang menuntut sinergi kuat antara kepastian regulasi, efisiensi pengelolaan keuangan, dan kelancaran operasional di lapangan.
Dengan pelantikan ini, publik berharap para pejabat baru mampu menjalankan amanah secara profesional, berintegritas, dan konsisten menempatkan kepentingan negara sebagai prioritas utama.
(Redaksi | Mediapatriot.co.id)
