Kota Bekasi, MPN
Camat Bantargebang, Sumpono Brama, menghadiri kegiatan Sapa Warga Sapa Tokoh yang digelar di lingkungan RW 04 Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (12/1). Tidak sendirian, dia juga mengajak serta Sekretaris Camat (Sekcam) dan para pejabat Kepala Seksi (Kasi) untuk mendengarkan langsung keluhan, usulan dan aspirasi yang disuarakan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan keleluasaan untuk menyampaikan Curhat berupa usulan, keluhan, dan masukan terkait kondisi lingkungan. Setiap aspirasi yang masuk langsung mendapat tanggapan dari pemangku jabatan yang hadir dalam kegiatan ini.
Selain pembangunan infrastruktur berupa jalan lingkungan dan saluran air, beberapa aspirasi berhasil terjaring dalam Sapa Warga Sapa Tokoh di RW 04 Ciketingudik ini, diantaranya terkait tidak aktifnya sumur artesis yang menjadi sumber air bersih untuk warga terdampak TPST Bantargebang, kebutuhan tempat sampah di tiap rumah warga, hingga beberapa usulan tentang kebutuhan renovasi untuk rumah tinggal layak huni (Rutilahu).
Sapa Warga Sapa Tokoh merupakan program khusus yang digulirkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Ciketingudik untuk mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyatakat terkait pembangunan lingkungan. Kegiatan ini juga melibatkan pihak Kantor Kelurahan Ciketingudik, unsur Tiga Pilar, pengurus BKM dan Karang Taruna Kelurahan Ciketingudik.
Tanggapan positif disampaikan Camat Bantargebang Sumpono Brama terkait adanya kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas yang harmonis antar kalangan stakeholder di lingkungan dan membantu pemerintahan mewujudkan pembangunan yang merata dan tepat sasaran,” katanya.
Sementara itu Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin menjelaskan program Sapa Warga Sapa Tokoh lahir karena dilatarbelakangi oleh belum meratanya aspirasi warga yang terakomodir. “Biasanya warga menyampaikan aspirasinya melalui pengurus RT dan RW, namun terkadang pengurus RT dan RW lupa mencatat aspirasi warga karena banyaknya usulan yang masuk,” paparnya.
“Dengan adanya program Sapa Warga Sapa Tokoh, warga bisa langsung Curhat terkait pembangunan yang dibutuhkan, dan akan kami akomodir secepatnya menggunakan dana kompensasi sampah TPST Bantargebang yang kami kelola. Jadi program ini bisa dikatakan sebagai jembatan penghubung aspirasi atau Curhat warga Ciketingudik,” ulas Salim menambahkan.
Sedangkan Ketua RW 04 Ciketingudik, Sarin Sunardi, merasa tersanjung dengan kehadiran Camat Bantargebang beserta jajarannya dalam Sapa Warga Sapa Tokoh di lingkungannya. “Saya merasa kegiatan ini jadi makin istimewa dengan hadirnya para pejabat, termasuk Pak Camat Bantargebang, saya jadi merasa dapat surprise,” ujarnya.
Lebih lanjut Sarin berharap setiap usulan warga bisa terealisasi sehingga warga semakin semangat mengelola lingkungannya masing-masing. “Kakau terealisasi, saya yakin warga makin semangat menjaga lingkungan yang tertata, dan warga juga pasti ikut merawat hasil pembangunan yang sudah terealisasi,” ujarnya. (Mul)





