mediapatriot.co.id. Pacitan – Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P bersama Asistensi Pusziad dan Zibang 3 Madiun melaksanakan peninjauan lokasi pembuatan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Dusun Karang, Desa Pagutan, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Senin (26/1/2026).
Kegiatan peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tahapan perencanaan dan pengawasan awal guna memastikan pembangunan jembatan berjalan sesuai dengan standar teknis dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Dalam peninjauan itu, Dandim 0801/Pacitan didampingi oleh Pasilog Kodim 0801/Pacitan Kapten Czi Suprapto, Danramil 0801/03 Arjosari Lettu Cke Misrum, Serma Edi sp dari Zibang 3 Madiun, Kopka Yana Heryana dari Asistensi Pusziad, Kepala Desa Pagutan Supriyono, anggota Babinsa Kodim 0801/Pacitan, serta pihak konsultan.

Sebagaimana diketahui, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan salah satu program TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0801/Pacitan dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga, khususnya sebagai sarana penghubung antarwilayah guna mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat pedesaan.
Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda memiliki manfaat yang sangat strategis bagi masyarakat sekitar. Jembatan ini nantinya akan menjadi akses penghubung antara Dusun Karang dengan Dusun Pule di Desa Pagutan, serta menghubungkan Dusun Salam di Desa Gembong, Kecamatan Arjosari.
“Ini merupakan lokasi prioritas berikutnya setelah jembatan gantung di Desa Gawang yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan. Jembatan ini sangat dibutuhkan karena menghubungkan Dusun Karang dengan Dusun Pule Desa Pagutan serta Dusun Salam Desa Gembong Kecamatan Arjosari,” ujar Dandim Pacitan.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memperpendek jarak tempuh, serta mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial sehari-hari. Selain itu, jembatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan warga, terutama saat musim hujan ketika akses penyeberangan sungai menjadi sulit dan berisiko.
Sementara itu, Serma Edi dari Denzibang 3 Madiun menjelaskan bahwa peninjauan langsung ke lokasi merupakan hal yang sangat penting dan wajib dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui secara detail kondisi medan dan lingkungan di lapangan agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pengerjaan pembangunan jembatan di kemudian hari.
“Dengan peninjauan langsung, kita bisa memastikan kondisi tanah, aliran sungai, serta faktor teknis lainnya sehingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan jembatan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan perhitungan,” jelasnya.
Di sisi lain, Kopka Yana Heryana dari Asistensi Pusziad menyampaikan bahwa kehadirannya bersama tim langsung dari Jakarta bertujuan untuk memastikan seluruh aspek konstruksi bangunan dan material yang digunakan telah sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
“Kami datang langsung dari Jakarta untuk memastikan konstruksi bangunan serta material yang digunakan benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditentukan,” tegasnya.
Peninjauan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Diharapkan, setelah jembatan ini selesai dibangun, dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Desa Pagutan dan sekitarnya.
Reporter: S Diran / mediapatriot.co.id Perwakilan Jawa Timur

