Jum’at | 30 Januari 2026 | Pukul | 10:00 | WIB
Mediapatriot.co.id | Tanjung Pura, Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Di balik kesederhanaan kehidupan masyarakat pesisir dan perdesaan Kecamatan Tanjung Pura, secercah harapan tumbuh melalui kepedulian dunia pendidikan tinggi terhadap generasi penerus bangsa.
Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa dan siswi di wilayah tersebut sebagai wujud nyata solidaritas intelektual dan kemanusiaan, Kamis (29/1/2026).
Bantuan yang diserahkan berupa tas sekolah, buku tulis, kain, selimut, handuk, hingga sajadah.
Paket perlengkapan ini diterima secara simbolis oleh perwakilan Pemerintah Kecamatan Tanjung Pura, yakni Pj. Lurah Pekan Tanjung Pura, Muhammad Isnaidi, S.E., yang mewakili Camat Tanjung Pura.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan.
Anak-anak tampak antusias memeluk tas dan buku yang baru mereka terima, sementara para orang tua menyaksikan dengan mata berkaca-kaca—seolah menyimpan harapan besar agar bantuan ini menjadi pintu pembuka bagi masa depan yang lebih cerah.
Pendidikan sebagai Jalan Pembebasan
Di tengah keterbatasan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, bantuan ini dinilai bukan sekadar dukungan material, melainkan juga simbol kuat bahwa dunia akademik tidak berdiri jauh dari realitas sosial masyarakat.
Kehadiran Majelis Rektor PTN Indonesia di Tanjung Pura dipahami sebagai pesan moral bahwa pendidikan adalah jalan pembebasan dari lingkaran kemiskinan dan ketertinggalan.
“Bantuan ini kami terima bukan hanya sebagai perlengkapan sekolah, tetapi sebagai amanah untuk menjaga harapan anak-anak kami agar terus bersekolah dan bermimpi setinggi mungkin,” ujar Muhammad Isnaidi, S.E., saat menerima bantuan tersebut.
Konfirmasi Camat: Negara dan Akademisi Berjalan Seiring
Camat Tanjung Pura, Tengku Reza Aditya, S.STP, M.AP, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, membenarkan adanya penyaluran bantuan dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia kepada masyarakat Tanjung Pura.
Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian kalangan akademisi terhadap dunia pendidikan di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
“Perhatian dari Majelis Rektor ini adalah bentuk nyata bahwa pembangunan manusia tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.
Dunia pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kepedulian, empati, dan tanggung jawab sosial kepada generasi muda,” tutur Tengku Reza.
Suara Warga, Doa untuk Masa Depan
Rasa syukur juga datang dari warga Tanjung Pura. Seorang warga bernama Umi mengungkapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada anak-anak mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli pada pendidikan dengan membantu meringankan beban anak-anak kami. Semoga semua yang terlibat diberi kesuksesan ke depan,” ucapnya dengan penuh haru.
Bagi masyarakat, bantuan ini bukan hanya tentang tas atau buku, melainkan tentang pengakuan bahwa anak-anak di pelosok daerah juga memiliki hak yang sama untuk bermimpi, belajar, dan meraih masa depan yang lebih bermartabat.
Menenun Harapan di Tanah Pesisir
Kegiatan sosial ini mencerminkan wajah lain dari dunia pendidikan tinggi—bukan sekadar ruang kuliah dan riset, tetapi juga tangan yang terulur ke tengah masyarakat.
Di Tanjung Pura, kolaborasi antara Majelis Rektor PTN Indonesia dan pemerintah kecamatan menjadi contoh bagaimana nilai intelektualitas dapat berpadu dengan kepekaan sosial.
Di tengah tantangan globalisasi dan kompetisi pendidikan yang kian ketat, perhatian terhadap daerah-daerah yang masih bergulat dengan keterbatasan menjadi sangat relevan.
Bantuan sederhana hari itu diharapkan menjadi benih yang kelak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.
Tanjung Pura, pada Kamis yang teduh itu, menjadi saksi bahwa di antara keterbatasan dan sunyi birokrasi, masih ada cahaya yang menyala—cahaya dari kepedulian, dari ilmu, dan dari keyakinan bahwa masa depan bangsa dititipkan di pundak anak-anak yang hari ini memeluk tas dan buku dengan senyum penuh harapan.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)


Komentar ditutup.