Tanah Bergerak Landa Desa Padasari Jatinegara, Ratusan Warga Terdampak
TEGAL | Media Patriot Nasional – Bencana tanah bergerak melanda Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Peristiwa ini menyebabkan sejumlah bangunan rumah warga dan infrastruktur desa mengalami kerusakan berat. Informasi tersebut diterima Biro Media Patriot Nasional Kabupaten Tegal pada Kamis pagi (5/2/2026) berdasarkan laporan hasil asesmen awal di lapangan.
Menurut laporan asesmen yang diteruskan kepada Bupati Tegal serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tegal, kejadian tanah bergerak pertama kali terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut dipicu oleh hujan lebat dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Padasari dan sekitarnya. Tanah bergerak kembali terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 18.00 WIB.
Kronologis kejadian disampaikan oleh salah satu pamong Desa Padasari kepada media. Selanjutnya, laporan resmi disampaikan pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB kepada pihak terkait guna dilakukan penanganan lebih lanjut.
Mendapatkan laporan tersebut, tim pelaksana asesmen segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB), serta seluruh unsur terkait lainnya. Hasil asesmen menyebutkan bahwa kondisi bencana tanah bergerak di Desa Padasari masih berstatus siaga, yang berarti pergerakan tanah masih berpotensi berlangsung.
Pemerintah Desa Padasari telah mengumpulkan relawan desa bersama masyarakat setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan lanjutan bencana. Aparat TNI dan Polri juga menyatakan kesiapan penuh untuk membantu proses penanganan dan pengamanan di lokasi terdampak.
Adapun wilayah pemukiman yang terdampak cukup luas. Untuk RW 02 meliputi RT 06, 07, 08, dan 09. RW 03 meliputi RT 12, 13, 14, dan 15. Sementara RW 04 mencakup RT 10, 11, 16, 17, dan 18, yang berada di wilayah Dukuh Tigasari RW 02, RW 03, dan RW 04. Selain itu, wilayah Dukuh Padareka juga terdampak, meliputi RW 01 RT 01, 02, dan 03.
Berdasarkan data sementara, jumlah rumah warga yang terdampak mencapai 104 unit. Sedangkan jumlah korban terdampak sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 470 jiwa. Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.
Selain pemukiman warga, bencana tanah bergerak juga berdampak pada infrastruktur vital desa. Tercatat tiga titik kerusakan pada jalan desa dan jalan kabupaten, satu unit bendung irigasi, serta satu jembatan desa mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.
Fasilitas umum dan sosial juga turut terdampak. Di antaranya satu fasilitas pendidikan SD Negeri Padasari 1, SMA Al Adalah, Pondok Pesantren Al Adalah, PAUD Al Muna Desa Padasari, MI Padasari, MDTA Nurul Athfal, serta fasilitas kesehatan Polindes Desa Padasari.
Informasi tersebut disampaikan oleh pamong Desa Padasari bersama Solikhin, Ketua Karang Taruna Desa Padasari. Pihak desa berharap adanya perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah daerah guna mengantisipasi dampak lanjutan serta menjamin keselamatan warga.
(Nurdibyo)










Komentar