MABA, mediapatriot.co.id — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayahnya.
Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Haltim, Ardiansyah Majid, mengatakan destinasi wisata Taman Woyogula di pusat Kota Maba menjadi salah satu titik fokus kebersihan. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Ubaid Yakub dalam mengimplementasikan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Menurut Ardiansyah, kegiatan bersih-bersih lingkungan terus digencarkan menjelang Ramadan dengan melibatkan ASN, masyarakat, serta unsur TNI dan Polri melalui kerja bakti bersama.
“Gerakan ini bertujuan mendorong budaya bersih sebagai gaya hidup masyarakat. Kami ingin memastikan ruang publik, termasuk kawasan wisata, tetap tertata dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, implementasi gerakan Indonesia ASRI di Halmahera Timur dilakukan melalui gotong royong rutin serta penanganan sampah di sejumlah titik strategis. DPLH, kata dia, berkomitmen menjaga kualitas lingkungan sebagai bagian dari program nasional yang diterapkan hingga ke daerah.
Selain fokus pada kebersihan kawasan publik, Pemkab Haltim juga akan melakukan evaluasi terhadap rencana aksi (action plan) 16 perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut.
Ardiansyah mengungkapkan, pekan depan pihaknya bersama Sekretaris Daerah dan Bupati berencana memanggil seluruh perusahaan untuk meminta penjelasan terkait progres penanganan dampak lingkungan.
“Kami akan mengevaluasi sejauh mana rencana aksi yang telah disusun dijalankan. Apa saja yang sudah dilakukan dan bagaimana hasilnya terhadap penanganan dampak lingkungan,” jelasnya.
Ia menegaskan, setelah proses evaluasi, tim DPLH akan turun langsung ke lapangan guna memastikan laporan perusahaan sesuai dengan kondisi faktual.
“Hasilnya nanti akan kami sampaikan ke publik sebagai bentuk transparansi,” tandasnya.

