Banyuwangi | mediapatriot.co.id – Operasi pencarian terhadap satu orang korban yang terseret ombak di Pantai Papuma, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, hingga hari pertama pelaksanaan masih belum membuahkan hasil.


Tim Rescue Pos SAR Jember tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.10 WIB dan langsung melaksanakan koordinasi dengan unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi. Selanjutnya tim melakukan asesmen serta pencarian visual menggunakan binocular, disertai penyisiran sepanjang garis pantai dari Pantai Papuma hingga Pantai Malikan sejauh kurang lebih 4 kilometer.
Hingga pukul 17.00 WIB, setelah dilakukan evaluasi (debriefing), hasil pencarian terhadap korban masih nihil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Korban diketahui bernama Muhammad Sheva Yusuf (22), warga Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Saat kejadian, korban mengenakan baju hitam dan celana pendek berwarna abu-abu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur SAR.
“Pada hari pertama, tim telah melakukan pencarian secara maksimal melalui pemantauan visual dan penyisiran sepanjang pantai. Namun korban belum ditemukan. Operasi SAR akan dilanjutkan besok dengan memperluas area pencarian serta tetap memperhatikan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ungkapnya.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Jember, Polair Puger, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, SAR Rimba Laut, SAR Lokal Papuma, MDMC, Brandal Alas, Barat Daya, Siluman Rescue, Bensromben, serta masyarakat sekitar.
Peralatan yang digunakan dalam operasi ini meliputi satu unit Rescue Car, satu set perahu karet beserta motor tempel, peralatan water rescue, peralatan medis lengkap, serta alat komunikasi.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin mencapai 10 knot dari arah timur dan tinggi gelombang sekitar 2 meter. Selain itu, tingginya jumlah pengunjung di kawasan wisata turut menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan operasi SAR.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai serta mematuhi peringatan keselamatan guna menghindari kejadian serupa.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi
Tri/mediapatriot.co.id

