Langkat Bergemuruh dalam Gelombang Dakwah Akbar: Belasan Ribu Jamaah Tumpah Ruah Sambut Kehadiran Ustaz Prof. Abdul Somad di Alun-alun Tengku Amir Hamzah

Sabtu | 2 Mei 2026 | Pukul | 18:30 | WIB

Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini — Kabupaten Langkat kembali menorehkan catatan penting dalam denyut kehidupan religius masyarakat Sumatera Utara.

Sabtu siang hingga sore,(2/5/2026) Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, berubah menjadi lautan manusia ketika belasan ribu umat Islam dari berbagai penjuru memadati pusat ruang publik kebanggaan Langkat itu untuk menyambut kehadiran dai nasional, Ustaz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D.

Sejak jarum jam menunjukkan pukul 13.00 WIB, masyarakat telah berdatangan secara bergelombang.

Tidak hanya dari wilayah Stabat, jamaah juga terlihat datang dari Tanjung Pura, Binjai, Secanggang, Wampu, Hinai, Bahorok, Kuala, Selesai hingga dari luar Kabupaten Langkat.

Mereka rela duduk beralaskan tikar, sajadah, maupun koran di tengah terik matahari demi menanti dimulainya tabligh akbar yang dipastikan menjadi salah satu agenda dakwah terbesar di Langkat tahun ini.

Hingga pukul 16.00 WIB, berdasarkan pantauan langsung Mediapatriot.co.id, arus kedatangan jamaah tidak surut. Kawasan lapangan utama Alun-alun Tengku Amir Hamzah nyaris tak menyisakan ruang kosong.

Ribuan perempuan tampak menempati sisi kiri lapangan, sementara jamaah laki-laki memadati sisi tengah hingga area terluar.

Bahkan sejumlah jamaah terpaksa berdiri di trotoar, median jalan, hingga pelataran pertokoan sekitar lokasi.

Fenomena ini menunjukkan satu hal yang tak dapat dibantah: dakwah masih menjadi magnet sosial paling kuat yang mampu menyatukan lapisan masyarakat dalam ruang spiritual yang sama.

Antusiasme Umat Menjadi Potret Hidup Kerinduan pada Dakwah Pencerahan

Kehadiran Ustaz Abdul Somad, yang dikenal luas sebagai ulama dengan gaya ceramah lugas, argumentatif, ilmiah namun tetap merakyat, telah menjadi daya tarik utama yang membuat masyarakat rela menunggu berjam-jam.

Bagi masyarakat Langkat, momentum ini bukan sekadar mendengar tausiyah, melainkan sebuah perjumpaan batin dengan sosok ulama yang selama ini hanya mereka saksikan melalui media sosial, televisi, maupun kanal dakwah digital.

Seorang jamaah asal Secanggang Kurniasih (46), mengaku berangkat sejak selepas Zuhur bersama keluarganya agar dapat memperoleh tempat di bagian depan.

“Kami sengaja datang cepat karena memang sudah lama ingin mendengar langsung ceramah Ustaz Abdul Somad.

Ini bukan sekadar pengajian biasa, ini obat hati bagi kami,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Zulfan, jamaah asal Tanjung Pura, menyebut tabligh akbar tersebut sebagai momentum kebangkitan spiritual masyarakat.

“Di tengah keadaan zaman yang makin berat, masyarakat butuh siraman rohani.

Maka tidak heran kalau belasan ribu orang datang. Ini bukti umat masih haus ilmu agama,” ujarnya.

Antusiasme yang begitu besar itu juga memperlihatkan bahwa dakwah bukan hanya kebutuhan ritual, tetapi telah menjadi kebutuhan sosial yang mendalam—tempat masyarakat mencari ketenangan, arah moral, dan penguatan nilai di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Alun-alun Tengku Amir Hamzah Menjadi Episentrum Syiar Islam dan Persatuan Umat

Secara simbolik, pemilihan Alun-alun Tengku Amir Hamzah sebagai lokasi acara memiliki makna tersendiri.

Lapangan yang selama ini menjadi pusat kegiatan masyarakat Stabat menjelma menjadi episentrum syiar Islam, di mana ribuan umat duduk sejajar tanpa sekat status sosial, jabatan, maupun latar belakang ekonomi.

Di hadapan panggung dakwah, terlihat para tokoh agama, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, kaum ibu, santri, hingga aparatur pemerintahan bercampur dalam satu saf kebersamaan.

Pemandangan tersebut menghadirkan pesan kuat bahwa agama memiliki kekuatan untuk menautkan kembali simpul-simpul persaudaraan yang kerap tercerai oleh dinamika sosial-politik.

Langkat pada sore itu tidak hanya menyelenggarakan acara seremonial keagamaan, tetapi sedang menunjukkan wajahnya sebagai daerah yang masih kokoh memegang identitas religius dan budaya ketimuran.

UMKM Bergeliat, Dakwah Menghidupkan Ekonomi Kerakyatan

Menariknya, gelaran tabligh akbar ini tidak hanya memberi dampak spiritual, namun juga menghadirkan denyut ekonomi rakyat yang sangat terasa.

Pantauan Mediapatriot.co.id di sepanjang Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tampak berjajar membuka lapak dagangan.

Berbagai jenis jualan mulai dari minuman dingin, es tebu, bakso bakar, gorengan, mie rebus, aksesoris muslim, tasbih, sajadah, jilbab, hingga buku-buku islami laris diserbu pengunjung.

Kondisi ini menjadikan kawasan sekitar alun-alun layaknya pasar rakyat religius yang hidup dan dinamis.

Salah seorang pedagang,Endang (40), mengaku omzet dagangannya meningkat drastis dibanding hari biasa.

“Alhamdulillah ramai sekali.

Dari siang jualan minuman terus habis.

Kalau acara begini bukan hanya jamaah yang senang, kami pedagang kecil juga ikut merasakan berkahnya,” tuturnya.

Realitas ini membuktikan bahwa kegiatan keagamaan berskala besar memiliki efek domino positif terhadap ekonomi lokal.

Dakwah tidak berdiri sebagai aktivitas spiritual yang steril dari kehidupan sosial, melainkan mampu menciptakan sirkulasi kesejahteraan bagi masyarakat kecil.

Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Dilakukan Ketat

Mengingat membludaknya jamaah, aparat kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur relawan tampak disiagakan di sejumlah titik strategis.

Pengaturan arus lalu lintas dilakukan sejak siang untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sekitar Jalan Proklamasi, Jalan KH Zainul Arifin, dan akses masuk menuju pusat Kota Stabat.

Petugas juga tampak aktif mengarahkan jamaah, menata area parkir kendaraan, serta menjaga ketertiban agar kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Situasi lapangan secara umum terpantau tertib meskipun jumlah massa terus bertambah secara signifikan.

Langkat Menegaskan Diri sebagai Tanah yang Subur bagi Cahaya Dakwah

Belasan ribu jamaah yang memadati Alun-alun Tengku Amir Hamzah sore itu sejatinya sedang mengirim pesan moral yang sangat jelas: bahwa di tengah hiruk-pikuk modernitas, masyarakat masih menjadikan ulama sebagai rujukan nurani dan dakwah sebagai ruang pemulihan peradaban.

Kehadiran Ustaz Prof. Abdul Somad bukan semata agenda kunjungan penceramah nasional, melainkan menjadi simbol bersatunya kerinduan umat terhadap ilmu, adab, dan nasihat keagamaan yang meneduhkan.

Kabupaten Langkat pada hari ini tidak hanya ramai oleh manusia, tetapi ramai oleh harapan—bahwa dari mimbar dakwah, lahir penguatan iman, persaudaraan, dan kesadaran kolektif untuk membangun masyarakat yang lebih berakhlak.

Dan ketika belasan ribu orang rela menunggu berjam-jam demi mendengar satu ceramah agama, maka sesungguhnya yang sedang tumbuh bukan hanya keramaian acara, tetapi kebangkitan ruhani sebuah daerah.

(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)

(Sumber: mediapatriot.co.id)

IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id