Kota Bekasi, MPN
Musyawarah Cabang (Muscab) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi rampung digelar, Minggu (3/5). Kegiatan ini menjadi tindaklanjut sari adanya surat keputusan DPP PPP tentang pencopotan H Sholihin sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi.
Dari hasil Muscab IX ini H Nawal Husni akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Terpilih DPC PPP Kota Bekasi. Nampak hadir Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Barat H Uu Ruzhanul Ulum.
Usai prosesi pembukaan Muscab IX, H Uu Ruzhanul Ulum menegaskan terdelenggaranya Muscab ini merupakan amanat partai yang sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga PPP. “Jadi, Muscab ini bukan kaeena perintah Ketua Umum DPP, bukan perintah Ketua DPW PPP dan bukan keinginan Ketua DPC, tapi merupakan amanat partai,” jelasnya.
Melalui Muscab ini Uu berharap akan lahir pemimpin baru PPP yang akan membawa kebaikan untuk PPP dan mampu membesarkan PPP di Kota Bekasi. “Selain itu juga akan melahirkan kader partai yang memiliki popularitas, karena terkadang saat ini masyarakat tidak akan melihat visi dan misi partai, yang dilihat itu siapa kader partai yang terkenal, siapa yqng jadi maskot partai,” ujarnya.
Uu juga berharap tidak ada perpecahan dalam internal PPP detelah adanya Muscab IX ini. “Kalau oun ada kelompok satu kelompok dua dalam pelaksanaan Muscab itu wajar, pasti ada rivalitas, tapi nanti juga akan ada pemenangnya, dan tidak ada lagi kegaduhan,” paparnya.
Lebih lanjut Uu memastikan tidak akan ada Muscab tandingan. “Sekarang ini tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh PPP,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Terpilih DPC PPP Kota Bekasi H Nawal Husni menyebut hasil Muscab sudah kuorum sesuai dengan jumlah kehadiran pengurus tingkat Pimpinan Anak Cabang (tingkat kecamatan). “Yang tidak hadir mungkin ada kesibukan lain, yang jelas kami risini damai-damai aja, dan ini sudah kuorum,” katanya.
Nawal menyatakan pihaknya akan terus melakukan konsolidasi di internal partai. “Kami akan membuka kolaborasi antara kader yang junior dengan kader senior,” jelasnya.
Secara tegas, Nawal mengklaim tidak ada isu perpecahan dalam tubuh PPP Kota Bekasi. “Gak ada perpecahan, kita gak ada perpecahan, semua kita rangkul, itu adalah dinamika di dalam politik,” tegasnya.
“Sudah biasa lah setiap partai mau Muscab, setiap partai mau Muswil, setiap partai mau Muktamar, atau mau Munas, pasti ada riak-riaknya. Karena sekali lagi, kami memang damai-samai saja,” pungkasnya. (Mul)

