Jerit Sunyi di Gang Sempit Jatinangor: Saat Langkah Mahasiswi Unpad Diburu Ketakutan, Polisi Akhirnya Meringkus Pelaku Pelindasan Sadis

Sabtu | 16 Mei 2026 | Pukul | 10:50 | WIB

Mediapatriot.co.id | Sumedang | Berita Terkini – Malam yang seharusnya menjadi perjalanan pulang biasa bagi seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berubah menjadi mimpi buruk yang mengguncang nurani publik.

Di tengah gelapnya gang sempit kawasan Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, seorang mahasiswi berinisial GC mengalami aksi kekerasan brutal yang nyaris merenggut rasa aman masyarakat kampus.

Peristiwa yang terekam kamera CCTV dan kemudian viral di media sosial itu kini menemukan titik terang.

Aparat kepolisian berhasil meringkus pelaku berinisial MR (21), seorang pemuda asal Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat malam (15/5/2026).

Penangkapan tersebut menjadi jawaban atas kegelisahan publik yang sejak beberapa hari terakhir mengecam tindakan pelaku yang dianggap tidak manusiawi.

Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak korban berlari ketakutan di lorong sempit, sementara seorang pria bermotor mengejarnya dengan penuh intimidasi.

Situasi berubah semakin mencekam ketika korban terjatuh dan pelaku justru melindas tubuh korban menggunakan sepeda motor sebelum melarikan diri.

Momen memilukan itu memantik kemarahan masyarakat sekaligus menghadirkan kembali pertanyaan besar tentang keamanan ruang publik, khususnya bagi perempuan.

Ditangkap Tanpa Perlawanan

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansyah mengungkapkan bahwa pelaku berhasil diamankan tim Resmob di wilayah Tanjungsari.

Saat dibawa menuju Mapolres Sumedang, pelaku tampak tertunduk lesu mengenakan jaket berwarna oranye kecokelatan.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar AKP Tanwin kepada awak media.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan.

Polisi juga menjadwalkan konferensi pers resmi terkait pengungkapan kasus tersebut.

“Besok Sabtu kita rilis pengungkapan pencurian dan kekerasan terhadap mahasiswi UNPAD di Polres Sumedang,” tambahnya.

Bermula dari Ancaman Senjata Tajam

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula ketika korban berjalan kaki menuju gang kecil sepulang membeli makanan di kawasan jalan raya sekitar Jatinangor pada Selasa malam (12/5/2026).

Dalam perjalanan pulang itu, korban diduga dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Tidak hanya melakukan intimidasi, pelaku juga disebut menodongkan senjata tajam jenis pisau sambil mengancam korban agar tidak bergerak.

Situasi penuh ancaman tersebut membuat korban panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke dalam gang sempit.

Namun nahas, korban tersandung hingga terjatuh di tengah kepanikan.

Di saat korban berteriak meminta pertolongan warga, pelaku justru kehilangan kendali dan melindas tubuh korban menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Aksi brutal itu kemudian menjadi perhatian luas setelah rekaman CCTV tersebar di media sosial.

Banyak masyarakat menilai tindakan pelaku bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk kekerasan yang meninggalkan trauma mendalam bagi korban.

Luka Sosial yang Tak Kasat Mata

Kasus ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi korban, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dan rasa aman masyarakat, khususnya mahasiswa dan perempuan yang sehari-hari beraktivitas di kawasan pendidikan Jatinangor.

Fenomena meningkatnya tindak kriminal di ruang publik kembali menjadi alarm serius bagi seluruh elemen masyarakat.

Kawasan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman untuk menuntut ilmu justru dibayangi ancaman kekerasan jalanan.

Pengamat sosial menilai bahwa keberanian korban untuk melawan dan berteriak meminta pertolongan menjadi faktor penting yang menggagalkan kemungkinan tindak kejahatan lebih besar.

Namun demikian, trauma akibat peristiwa tersebut dipastikan membutuhkan proses pemulihan yang tidak singkat.

Di sisi lain, respons cepat aparat kepolisian dalam memburu dan menangkap pelaku mendapat apresiasi dari masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum serta memberikan rasa aman bagi warga sekitar.

Publik Menanti Keadilan

Kini masyarakat menunggu proses hukum berjalan secara adil dan tegas.

Banyak pihak berharap kasus ini menjadi momentum evaluasi serius terhadap sistem keamanan lingkungan, terutama di kawasan padat mahasiswa.

Peristiwa di gang sempit Jatinangor itu menjadi pengingat bahwa kejahatan dapat hadir di ruang paling sederhana sekalipun—di lorong sunyi, di perjalanan pulang, di malam yang tampak biasa.

Dan di balik viralnya rekaman CCTV tersebut, terdapat satu kenyataan yang jauh lebih dalam: seorang mahasiswi pernah berlari menyelamatkan hidupnya dalam ketakutan yang tak akan mudah dilupakan.

(RML | Redaksi | Mediapatriot.co.id)

(Sumber: mediapatriot.co.id)

IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id