Selasa.18/11/2025.Pukul.12:00.WIB.
Mediapatriot.co.id|Langkat-Sumatera Utara, Puluhan warga nelayan dari sekitar wilayah kerja Jembatan #4 Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, mendatangi kantor perwakilan PT Piralen pada Selasa (18/11/2025) pagi.
Mereka menyampaikan keberatan dan keluhan terkait rencana pembangunan Jembatan 3 yang sempat membatasi akses para nelayan melintas di jalur tersebut.
Dalam pantauan di lokasi sekitar pukul 08.59 WIB, warga berkumpul di halaman kantor perwakilan PT Piralen di Dusun V Alur Kapal Timur, Pematang Cengal.
Suasana dialog berlangsung kondusif.
Perwakilan perusahaan menyambut langsung kedatangan warga, salah satunya disampaikan oleh perwakilan PT Piralen, Boby, yang disebutkan bergerak cepat menampung aspirasi masyarakat.
Respons Cepat Perusahaan
Sebelumnya, PT Piralen telah mengeluarkan imbauan terkait rekonstruksi Jembatan #4, yang berpotensi mengganggu aktivitas harian para nelayan.

Imbauan tersebut meminta warga menunda melintas demi alasan keselamatan, mengingat jembatan akan segera memasuki tahap pembangunan.
Menanggapi keberatan warga, PT Energi Mega Persada (EMP) Gebang Limited dan PT Piralen melakukan koordinasi cepat serta menggelar pertemuan untuk mencari solusi terbaik.
Kedua perusahaan akhirnya sepakat memberikan kompensasi kepada para nelayan terdampak sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan keberpihakan kepada masyarakat di wilayah kerja mereka.
Kompensasi ini disebut sebagai langkah nyata perusahaan dalam meminimalkan dampak sosial selama proses pembangunan berlangsung, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Warga Apresiasi Sikap Perusahaan
Sikap responsif perusahaan mendapat apresiasi dari sejumlah warga.
Salah satu tokoh masyarakat yang hadir, Muhammad Herlangga, S.Kep., Ners., CWCC., CH., C.Sk., C.SI., menyampaikan bahwa warga pada dasarnya percaya kedua perusahaan akan memberikan solusi yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pasti EMP dan Viralen akan berikan solusi dengan mengutamakan kepentingan masyarakat di wilayah kerja,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan optimisme warga bahwa proses pembangunan tidak akan mengabaikan kebutuhan para nelayan yang selama ini bergantung pada akses Jembatan #4.
Komitmen Perusahaan Terhadap Masyarakat
PT EMP Gebang Limited dan PT Piralen kembali menegaskan bahwa setiap kebijakan di lapangan selalu mempertimbangkan aspek keselamatan, keberlanjutan aktivitas masyarakat, dan keharmonisan hubungan dengan warga sekitar.

Respons cepat yang dilakukan pada pertemuan ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara perusahaan dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di tingkat lokal.
Pembangunan Jembatan #4 diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung perkembangan ekonomi kawasan Pematang Cengal dan sekitarnya.
Selama proses pembangunan berlangsung, perusahaan memastikan akan terus berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintah desa guna meminimalkan gangguan terhadap aktivitas nelayan.
Dengan langkah humanis, dialog terbuka, serta pemberian kompensasi, kedua perusahaan menunjukkan komitmen untuk menjaga hubungan harmonis serta memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan warga di wilayah operasi mereka.
(Ramlan|Mediapatriot.co.id|Kabiro Langkat)









