MABA, mediapatriot.co.id – Komunitas Wartawan Halmahera Timur (KWHT) memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat solidaritas antarinsan pers di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Kegiatan buka puasa bersama yang digelar pada Minggu (1/3/2026) berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Tak sekadar berbagi hidangan berbuka, kegiatan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi internal organisasi. Dalam forum itu, KWHT secara resmi menunjuk Rudi Mochtar sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum dan Isman Ismail sebagai Sekretaris guna melanjutkan roda kepemimpinan organisasi.
Penunjukan tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas organisasi serta memastikan keberlanjutan program kerja KWHT sebagai wadah pemersatu wartawan di Halmahera Timur.
Plt Ketua Umum KWHT, Rudi Mochtar, menegaskan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai momentum introspeksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan profesi jurnalistik.
“Buka puasa bersama ini bukan hanya tentang kebersamaan, tetapi bagaimana kita memperkuat persatuan dan menjaga marwah profesi. Wartawan harus tetap solid, profesional, dan saling mendukung,” ujarnya.
Rudi yang akrab disapa Udo menilai, kekompakan internal menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Ia mengajak seluruh anggota KWHT untuk menjaga komunikasi, solidaritas, serta integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kita adalah satu komunitas. Kalau kita solid, maka suara pers akan kuat. Kita harus memastikan peran pers sebagai kontrol sosial tetap berjalan,” tegasnya.
Selain konsolidasi organisasi, pengurus KWHT juga membahas sejumlah agenda sosial yang akan dilaksanakan selama Ramadan. Program tersebut dirancang sebagai bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa wartawan tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
“Kita ingin Ramadan ini menjadi momentum berbagi dan menunjukkan bahwa pers hadir untuk masyarakat,” tambahnya.
Udo juga menekankan pentingnya menjaga kebebasan pers di Halmahera Timur. Menurutnya, independensi dan profesionalisme harus menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Kebebasan pers adalah pilar demokrasi. Kita harus menjaga independensi, bekerja sesuai kode etik, dan tetap berpihak pada kepentingan publik,” tandasnya.
Melalui konsolidasi ini, insan pers di Halmahera Timur diharapkan semakin solid dalam mengawal pembangunan daerah serta menyuarakan aspirasi masyarakat secara profesional dan bertanggung jawab.










Komentar