oleh

Sekda: Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Banyak Yang Enggan Melapor

Mediapatriot.co.id- Perdagangan manusia, seringkali disebut sebagai perbudakan modern, merupakan tindak kejahatan yang menguntungkan yang melanggar hak asasi manusia, sehingga mempengaruhi individu, masyarakat dan negara.

Tindak kejahatan tersebut bersifat laten dan kerap kali dikelilingi ketidakpahaman aspek-aspek yang terkait dan bagaimana membedakannya dengan bentuk-bentuk kekerasan lainnya.

Baca Juga : AYU TINGTING KENA SOROTAN MUI (ARTIS6.COM)

Baca Juga : VIRAL JENAZAH (MAYAT) DI ANGKUT OJEK (BANGGAI.MEDIAPATRIOT.CO.ID)

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Drs H.Uju, mengatakan hal tersebut dalam sambutannya yang dibacakan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi , H. Adeng Hudaya, pada acara kegiatan ‘ Sosialisasi Pembentukan Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang’ ( PP GT TPPO).

Para korban perdagangan orang, lanjut Sekda dalam sambutannya, cenderung untuk melaporkan tindak kejahatan tersebut karena mereka tidak menganggap diri mereka sebagai korban. Bahkan terkadang menyalahkan diri sendiri akan apa yang terjadi.

Masih dalam sambutannya, Sekda juga mengatakan, bahwa banyak korban perdagangan orang yang tidak memahami bantuan yang tersedia atau khawatir terhadap stigma dan konsekuensi yang timbul apabila kisah itu tersebar.

Berdasarkan bukti empiris, lanjut Sekda dalam sambutannya, perempuan dan anak adalah yang paling banyak menjadi korban perdagangan orang. Di sisi lain, penanggulangan tindak pidana perdagangan orang membutuhkan sinergitas dari semua pihak, termasuk masyarakat.

Atas dasar hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan kegiatan sosialisasi pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mencegah dan menangani tindak pidana perdagangan orang. ( Agus suzana)

Plt Kepala DP3A Kabupaten Bekasi H.Adeng Hudaya sampaikan sambutan Sekda

 

 

Hubungi Redaksi / Bagian Iklan di Whatsapp Center 08999208174

Baca Juga : SEEKOR HARIMAU SERANG DOKTER HEWAN DI TAPSEL (MEDIAPATRIOT.CO.ID)

Baca Juga : KODIM 0504 /JAKARTA SELATAN BERSAMA HIPMI GELAR BAKTI SOSIAL DAN VAKSINASI (BERITAMPI.COM)

Sejarah Berdirinya Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id

Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id didirikan oleh Hamdanil Asykar pada tanggal 27 Maret 2012 di Kota Bekasi Jl. Ir. H. Juanda No.220G Bulak Kapal Bekasi Timur dan Berbadan Hukum PT. GABUSELA (PT. GALIBUMI SEKAR LANGIT).

Namun dengan adanya peraturan baru dari Dewan PERS harus berbadan Hukum PT dibidang khusus Media maka dibuatlah PT baru dengan nama PT. MEDIA PATRIOT INTERNASIONAL dengan alamat yang sama.

Hamdanil Asykar selaku pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di PWI Bandung Jawa Barat dengan Tingkat Muda dan segera mengikuti jenjang berikutnya yaitu Madya dan Utama sebagai syarat mutlak Pemimpin Redaksi Media Online harus sudah mengikuti UKW sampai tingkat utama.

Nilai DA 57 dan PA 36 media online nasional www.mediapatriot.co.id otomatis mempunyai harga iklan / backlink yang tinggi yaitu Rp.5.000.000,- (NEGO) / Tayang.

Di ulang tahunnya yang ke 10 mulai tahun 2022 media online nasional www.mediapatriot.co.id memberikan apresiasi kepada para pengusaha UMKM mendapatkan diskon iklan / backlink mulai dari 10% sampai 90% sehingga bisa memberikan Brand kepada semua UMKM bisa dikenal keseluruh Indonesia bahkan ke mancanegara. (REDAKSI)



UCAPAN SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1443 H / 2022 M DARI BERBAGAI INSTANSI PEMERINTAH / SWASTA :


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.