oleh

Hj Holilah Apresiasi Dukungan DP3A Menuju PKK Dua Kali Tambah Baik

Media Patriot- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Hj Holilah Eka Supria Atmaja ,  mengapresiasi dukungan dari dinas terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dalam mendorong dan mengembangkan peran PKK  agar PKK Kabupaten Bekasi dua kali tambah baik.

Hj. Holilah menyampaikan hal tersebut usai memberikan sambutan pada kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pemantapan desa nominasi kesatuan gerak (Kesrak) PKK Bangga Kencana Kesehatan dan Posyandu Kabupaten Bekasi tahun 2020, di Pendopo Desa Bojongmangu Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Senin (12/10/20).

Holilah berharap, kegiatan tersebut bisa menambah semangat para kader PKK dan kepala dinas serta semua stakeholder yang membantu.

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Kepala Desa Bojongmangu beserta kader PKK yang telah bekerja keras untuk kegiatan ini,”  ujarnya, Senin (12/10/2020).

“Mudah-mudahan dengan kerja keras ini bisa mencapai hasil yang maksimal dan mendapat nilai terbaik serta mendapat juara di tingkat propinsi,” ujarnya lagi.

Kegiatan tersebut didukung oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bojongmangu, Hj Juju Ibut Jari mengatakan, ada 12 kegiatan dan inovasi yang sudah dilaksanakan di Desa Bojongmangu.

Menurut dia, pada tahun ini menjadi lokasi program P2WKSS, di antaranya sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan Dana Balarea.
Dana Balarea adalah dana sehat yang dikelola oleh Posyandu untuk balita sakit, ibu hamil dan kebutuhan posyandu lainnya.”

“Kemudian penanganan stunting, gerakan memakai masker dan olahan kebun sayur,” kata Juju.

Juju menambahkan, inovasi lain yang sedang dilaksanakan di Desa Bojongmangu adalah Gerakan Maghrib Mengaji, pemeriksaan jentik berkala, kader bagikan pil dan kondom.

Serta kelas ibu hamil dan kader sayang ibu hamil dengan pemasangan P4K (Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi).

Kegiatan itu dilakukan sebagai salah satu upaya percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

  • “Diharapkan kegiatan ini dapat menjadikan wilayah Bojongmangun menjadi dua kali tambah baik. Dari segi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Juju.( Agus suzana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed