oleh

Dr. Moh. Ridwan .MM Sekretaris Dewan DPRD Kota Bekasi menjadi orang pertama di suntik vaksin

MPI -Bekasi – Sekretaris DPRD Kota Bekasi Dr. Moh. Ridwan. MM menjadi orang pertama yang di suntik vaksin dan selanjutnya menyusul para anggota dewan termasuk ketua dan wakil ketua serta para setaf yang berada di lingkungan DPRD,. Senin (1/3/21).

Penyuntikan vaksin tahab ll ini yang di laksanakan di ruangan Kesehatan di Komisi DPRD Kota Bekasi yang di pimpin langsung oleh Ibu Dokter Hemalia Kepala UPTD Karang Kitri ,Bekasi Timur Cukup tertib dan lancar.

Lihat Juga Video : Mencegah Covid-19 Konsumsi Air Hydrogen Alkali Setiap Hari Yang Diproses Menggunakan Botol Hidrogen Alkali

Baca Juga : Berita Jajaran POLRI Mulai dari POLSEK / POLRES / POLDA

Baca Juga : DAFTAR VIPLUS Khusus Yang Belum Pernah Ikut VTUBE Sebelumnya

Bantu Like, Comment dan Subscribe Channel Youtube mediapatriot.co.id yah... Terima Kasih : https://youtu.be/HYhDRP35P9Y

Di hadapan para media Sekretaris DPRD Dr. Moh. Ridwan menyampaikan bahwa sebelumnya juga sudah di laksanakan suntik Vaksin tahap awal dan ini yang tahap duanya ,para anggota Dewan dan ASN lainya melaksanakan Suntik Vaksin tahap dua juga yang di lakukan di Ruangan Kesehatan DPRD Kota Bekasi oleh Ibu Dokter Hemalia M. KKK.

Dan semua ini tentunya juga intruksi dari Walikota ,saya pun sama sebagai sekretaris Dewan mengikuti anjuran untuk melaksanakan tugas dari Dewan yang berkaitanya dengan Vaksin untuk para anggota Dewan DPRD Kota Bekasi, ucap Ridwan.

Dan alhamdulilah kita telah di dahulukan dan yang sekrang sudah di laksanakan tentunya dengan sangat luar biasa serta antusias , karena memang Dewan itu adalah Wakil Rakyat tempat tumpuhan masyarakat jadi tepat sekali kalau anggota Dewan di dahulukan.

Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Dinkes untuk program Vaksin hari ini 50 orang terus tanggal 3 maret 100 orang tanggal 4 Maret 50 orang dan tanggal 5 Maret 50 orang jadi total keseluruhan 250 orang itu yang di Jadwalkan ,terangnya.

Harapanya supaya seluruh anggota Dewan yang belum di Vaksin supaya mengikuti jadwal Vaksin selanjutnya adapun yang tidak ikut sekarang karena memang sangat beralasan masalah waktunya.

Walaupun ada anggota Dewan ada yang tidak hadir itu bukan masalah penyuntikan tetap di lanjut, sayapun selaku Sekretaris DPRD di dahulukan untuk di Vaksin dan di lanjutkan dengan anggota yang lainya yang hadir.

Dan terima kasih banyaksaya sampaikan kepada Ibu Dokter Hemalia yang seharusnya tugas di tempat lain tapi lebih memprioritaskan di sini.

Lanjut Ridwan ,Setelah ini harapanya kinerja anggota manapun bagi satuan manapun di DPRD Kota Bekasi sangat baik dan sangat memuaskan dan bagi masyarakat pun nanti bisa mencotoh para Dewan yang sangat luar biasa antusiasnya untuk di Vaksin yang kedua kalinya .,jelas Ridwan.

Di tempat yang sama Dokter Hemalia M. KKK ,juga mengucapkan banyak terima kasih kepada tim dari puskesmas Karang Kitri yang melaksanakan Vaksin Tahap dua hari ini yang di adakan di ruang pelayanan DPRD, itu merupakan bagian dari pelayanan kesehatan, kami di sini dengan tim Faksinator dan tim Kesehatan Puskesmas Karang Kitri melakukan pelayanan Vaksin tahap kedua , ini adalah Vaksin yang buat pelayanan publik dan di sini yang di utamakan adalah para anggota Dewan beserta aparatur yang ada di DPRD ini , Saya berharap Vaksin ini lancar dan tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan dan di harapkan adanya Vaksinasi di Dewan ini membuat contoh bagi masyarakat karena Dewan ini adalah Wakil dari pada masyarakat itu sendiri,.. Ucap Dokter Hemalia.

Perlu di ketahui buat masyarakat juga setelah di vaksin kita tidak boleh pergi sekitar 30 menit setelah di Vaksin karena masih dalam pantaun Dokter takut nya ada kendala jadi masih bisa di kordinasikan dengan Dokter yang menanganinya, Jelas Dokter Hemalia, di hadapan para pewarta.

Jadi di sini juga ada 4 meja buat pendaftaran, kemudian Registrasi, ada buat pemeriksaan ,untuk yang tanda tanda Rifal di mana di situ ditentukan bahwa yang besangkutan boleh di Vaksin atau tidak, apabila dia di acc kemudian bisa di lanjut ke meja berikutnya untuk melakukan Vaksinasi,dan di harapkan jangan pergi dulu selama 30 menit karena biar bisa melihat apa bila ada kejadian atau gejala gejala yang perlu kita obsefasi sehingga perlu penanganan yang lebih lanjut dan kemudian setelah itu tahapan bagi kita juga dan masyarakat serta anggota Dewan yang di utamakan dalam kondisi sehat, bagi yang sudah pernah terkena Covid- 19 itu juga bisa di lakukan Vaksin apabila sudah terkena 3 bulan yang lalu, jelas Dokter Hemalia.

Masih Dokter Hemalia ada satu lagi meja Setriming di meja tersebut ada pertanyaan pertanyaan yang bisa untuk menentukan orang itu harus di Vaksin atau tidak, semoga semua yang ada di sini supaya melaksanakan Vaksin kedua ini seperti apa yang di sampaikan sebenarnya dengan jujur, apa yang pernah terjadi seperti riwayat kesehatan yang pernah di alami sehingga memudahkan untuk di Vaksinasi, jadi Vaksinasi tertentu termasuk Vaksinasi anti Body ,Vaksinasi ini yang sudah dilaksanskan 2 x dengan sekarang ini, closis pertama dan closis kedua jarak antara ,closis pertama dan closis kedua selama dua Minggu karena setelah anti Body ini terbentuk.

Setelah Vaksin kedua jadi tetap di harapkan selalu menjaga protokol kesehatan bukan berarti setelah di Vaksin kita sudah bebas tetap harus menjaga selalu mengikuti protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah dan kita juga harus selalu ihtiar supaya Covid cepat hilang dari kita semua, jadi kita berharap dengan ada nya Vaksinasi ini salah satu ihtiar kita semua agar kita kembali semula seperti sediakala, tutup Dokter Hemalia,

(Yadi ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed