MESUJI (Berita MPI.co.id) -Rapat koordinasi Lembaga Misi Reclasseerring (LMR) RI Komando Daerah (Komda) Mesuji, bersama Lima kelompok Masyarakat yang menduduki kawasan Hutan Register 45 Sungai Buaya,Mesuji Lampung, dalam rangaka persiapan pemasangan Benner di dua wilayah Kecamatan masing -masing Wilayah Kecamatan Way Serdang dan kecamatan Mesuji Timur yang terdampak perluasan Register 45. 
Rapat di pimpin langsung Ketua LMR-RI Komda Mesuji,Gimun,SE. di dampingi Sekretaris,Ismail,serta bendahara, dan Seluruh Anggota LMR-RI berlangsung di Posko 1.bertempat di kediaman Sekretaris Rabu,(22/12/21).
Dalam sambutannya ketua LMR-RI mengatakan
Bahwa Kronologi Pendirian Lembaga Missi Reclasserring Republik Indonesia yang di singkat (LMR-RI) sejak Tahun 1945/Tahun 2005.
Berdirinya LMR-RI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. LMR-RI didirikan berdasarkan ide murni dari pendirinya yaitu Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi yang telah meninggal dunia pada tanggal 9 Desember 1986.
Sebelum pendirian LMR-RI dikeluarkan dunia saat ini banyak berminggat umum LMR-RI ilegal yang kontroversial. Karena itu perlu adanya klarifikasi oleh salah satu pewaris / pemegang hak cipta / pengurus dari kepala LMR-RI yang asli melalui catatan secara kronologi sebagai berikut:
- 18-Agustus-1945Â Sejalan dengan isi Proklamasi Kemerdekaan Negara KesatuanÂ
Republik Indonesia 17 Agustus 1945 dan oleh sebab itu Presiden RIÂ
Ir. Sukarno memberikan surat kepada Tubagus Ibnu
Fadjar Gunadi dalam kapasitasnya sebagai Penghubung Revolusi ’45Â
untuk pelaksanaan Proklamasi keseluruh Jawa danÂ
Madura. Dalam intruksi Presiden Rl. Mereka Tubagus Ibnu FadjarÂ
Gunadi untuk segera mengumpulkan para narapidana atau tahananÂ
politik sekaligus melakukan penampungan bekas tawanan perangÂ
(POW) dari penjara-penjara seluruh Indonesia. Demi mengembanÂ
tugas gila tercetus ide pendirian LMR-RI bersama-sama: Dr. R.Â
Mustopo dan Saimun zain. - 21-Mei-1946 Konsep Anggaran Dasar LMR-RI mulai dirancang oleh Tubagus IbnuÂ
Fadjar Gunadi saat mengikuti latihan Ketentaraan di AsramaÂ
Republik Indonesia, Solo hingga lulus diploma dengan hasil terbaik. - 17-Agustus-1946 LMR-RI di deklarasikan pertama kali bertempat di Jl.Merbabu No.LÂ
Yogyakarta. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Let.Kol.Â
Sugiri, Walikota Slamet Riyadi, HS Hadiprawiro dan Iain-lain. - 5-September-1946 LMR-R1 melalui seksi “P” yang berkedudukan di Jl. Kawi No.27Â
Malang berhasil membongkar jaringan agen rahasia NICA,Â
RECOMBA, RANTE MAS, DJAGO. - l-Oktober-1946 LMR-RI Membantu pemerintah dengan menyerahkan sebanyak 80 peti emas batangan dan 40 peti emas bubuk (bullion) yang menyerahkan Letkol Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi kepadaÂ
Dr.Moh. Hatta dan Sjahrir untuk membentuk modal bagiÂ
pembentukan Kabinet Parlementer (Sjahrir). - 21-Juli-1947Pendiri LMR-RI Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi selaku KomandanÂ
Resimen Penggempur Istimewa (dibawah komando MBP / TCDT Dr.Â
R. Mustopo) berada di medan perang melawan Agresi Belanda IÂ - 18-September-1948Â LMR-RI, acara bersama menumpas pemberontakan PKI MadiunÂ
Pimpinan Muso. - 19-Desember-1948 Beberapa Tokoh dan eksama LMR-RI terlibat dalam pertempuranÂ
melawan Agresi Belanda II. - 23-Juni-1949 Berdasarkan perintah Panglima Besar Jenderal Sudirman, maka Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi sebagai pendiri dan penanggung jawab LMR-RIÂ
menyertai Kongres Sentral Komando Angkatan Perang Gerilia JumlahÂ
Jawa Timur bertempat di Gunung Kawi, Malang Selatan. - 30-Desember-1949LMR-RI Berlangsung pengandangan pejuang dan veteran perangÂ
berkenaan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda. - 21-Januari-1950 Markas Reclasseering berpindah dari Sengguro ke Jl Lowokwaru KotaÂ
Malang. 12. 23-Maret-1950 Kantor dan Kediaman Ketua Umum LMR-RI pindah dari Malang keÂ
Jl.Batutulis No.34 Bogor. - 17-Agustus-l 950 secara de jure Anggaran Dasar LMR-RI disahkan melalui Akta No.29Â
Notaris Gusti Djohan.Â
Susunan Badan Pengurus yang pe











