oleh

DI DUGA PROGRAM MITRA CAI DI DESA WIRAKANAN MENYALAHI ATURAN NO 4 THN 2021 TENTANG PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PERCEPATAN , PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI

Indramayu, MPI.co.id

program Mitra Cai dari anggaran APBN kini telah di kucurkan oleh pemerintah . Tetapi program Mitra cai tersebut banyak menimbulkan polemik dari mulai penerimaan program hingga pelaksanaanya, padahal program mitra cai di peruntukan buat masyarakat petani.

Baca Juga : AYU TINGTING KENA SOROTAN MUI (ARTIS6.COM)

Baca Juga : VIRAL JENAZAH (MAYAT) DI ANGKUT OJEK (BANGGAI.MEDIAPATRIOT.CO.ID)

Akan tetapi dalam pekerjaannya banyak mendapatkan kritikan dari masyarakat petani, karena mereka menduga dalam pengerjaan proyek irigasi tersebut ada kejanggalan dan diduga Melanggar peraturan mentri NO 4 THN 20221 Tentang pedoman penyelenggaran program percepatan, peningkatan Tata Guna Air Irigasi . Yang tertuang dalam pasal 19 ayat 2 huruf “C” Pelaksanan Rehabilitas, Peningkatan atau Pembangunan Jaringan Irigasi secara Swakelola atau tidak di Phak Ketiga kan.

Sementara pelaksanan di lapangan tenaga pekerjanya di borongkan dan atau di pihak ketigakan, Padahal aturan tersebut sudah sangat jelas tapi masih tetap di abaikan.

Tidak jarang program pemerintah ini disalah gunakan oleh oknum tertentu yang seharusnya program ini dilaksanakan oleh kelompok tani atau Mitrai Cai tapi kenyataan di lapangan di manfaat kan oleh oknum Aparatur Desa .

Hal ini jangan di biarkan begitu saja harus ada penegakan hukum yang jelas, dari intansi yang terkait agar program tersebut sesuai dengan tupoksinya .

Seperti halnya yang terjadi di Desa Wirakanan Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, pelaksanaan program Mitra Cai yang didanai oleh APBN murni yang peruntukannya untuk para kelompok tani atau petani dalam hal ini adalah Mitra Cai di desa masing-masing, tetapi di Desa Wirakanan dilaksanakan oleh pihak Desa yang pelaksanaan tenaga kerjanya di pihak ketigakan, seharusnya di laksanakan oleh kelompok tani .

Saat Media meminta komentarnya kepada Anggota BPD ”A K”
Saya selaku anggota BPD pun tidak tau dengan adanya program tersebut . Silakan saja” ujarnya

Dari hasil pantauan tim media lokasi pelaksanaan pembangunan irigasi di Desa Wirakanan diduga kuat tidak sesuai spek atau SOP dari mulai bahan bangunan hingga sampai pekerjaan yang diduga asal jadi .

Ketua pelaksana program irdes :
SIDIK ( Pamong Desa ) jabatan kaur perencanan, kurangnya keterbukaan dalam pelaksanaan progam mitra cai Irigasi Desa, dan pelaksanan pekerjaan pun tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Dari hasil pantauan Tim media bahan yang digunakan tidak layak, seperti batu menggunakan batu merah, galian pondasipun tidak sesuai spek, dari sisi pemasangan batu pun ada air dan yang sangat dilanggar adalah papan project tidak dipasang.

Sehingga masyarakat pun tidak tau Nominal anggaran yang di kucurkan oleh pemerintah berapa ? dan nama program tersebut program apa ?

Hal ini sangat disayangkan sekali jika hal ini dibiarkan maka masyarakat petani setempat akan dirugikan ketika bangunan irigasi yang dibangun tidak bertahan lama.

Sebaiknya lembaga-lembaga terkait memperhatikan permasalahan tersebut dan jangan tutup mata supaya di tindak .

Pertanyaan tim media ” apakah program tesebut tidak ada pendamping / pengawasan dari dinas yang terkait / Tutup mata ?

Menurut ketua kelompok tani T “ketika di temui di lokasi pekerjaan” Saya sebagai ketua kelompok tani tidak tau menau tentang program ini dan tidak di kasih tau oleh pihak Desa” ungkapnya .

Setelah pemberitan muncul upaya perbaikanpun di lakukan oleh oknum tersebut, seperti papan proyek yang tadinya tidak ada sekarang di pasang , galian pondasi yang tadinya tidak ada sekarang di perbaiki. Tapi tim media pun punya foto pekerjan awal.( Deswin )

Hubungi Redaksi / Bagian Iklan di Whatsapp Center 08999208174

Baca Juga : SEEKOR HARIMAU SERANG DOKTER HEWAN DI TAPSEL (MEDIAPATRIOT.CO.ID)

Baca Juga : KODIM 0504 /JAKARTA SELATAN BERSAMA HIPMI GELAR BAKTI SOSIAL DAN VAKSINASI (BERITAMPI.COM)

Sejarah Berdirinya Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id

Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id didirikan oleh Hamdanil Asykar pada tanggal 27 Maret 2012 di Kota Bekasi Jl. Ir. H. Juanda No.220G Bulak Kapal Bekasi Timur dan Berbadan Hukum PT. GABUSELA (PT. GALIBUMI SEKAR LANGIT).

Namun dengan adanya peraturan baru dari Dewan PERS harus berbadan Hukum PT dibidang khusus Media maka dibuatlah PT baru dengan nama PT. MEDIA PATRIOT INTERNASIONAL dengan alamat yang sama.

Hamdanil Asykar selaku pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di PWI Bandung Jawa Barat dengan Tingkat Muda dan segera mengikuti jenjang berikutnya yaitu Madya dan Utama sebagai syarat mutlak Pemimpin Redaksi Media Online harus sudah mengikuti UKW sampai tingkat utama.

Nilai DA 57 dan PA 36 media online nasional www.mediapatriot.co.id otomatis mempunyai harga iklan / backlink yang tinggi yaitu Rp.5.000.000,- (NEGO) / Tayang.

Di ulang tahunnya yang ke 10 mulai tahun 2022 media online nasional www.mediapatriot.co.id memberikan apresiasi kepada para pengusaha UMKM mendapatkan diskon iklan / backlink mulai dari 10% sampai 90% sehingga bisa memberikan Brand kepada semua UMKM bisa dikenal keseluruh Indonesia bahkan ke mancanegara. (REDAKSI)



UCAPAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H / 2022 M DAN UCAPAN MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1443 H / 2022 M DARI BERBAGAI INSTANSI PEMERINTAH / SWASTA :


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.