Truk Bermuatan Kayu Log Tanpa Dokumen Leluasa Melintas Di Jalan Negara (Berita MPI)

 

Padang Lawas Utara MPI – Kendaraan truk bermuatan kayu diduga ilegal dengan leluasa lalu lalang di jalan lintas keluar masuk dari Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Sehingga terkesan angkutan kayu gelondongan diduga tanpa dokumen resmi tersebut luput dari pengawasan instansi terkait serta Aparat Penegak Hukum (APH).

Selain kayu dari hasil pembalakan hutan di area Kabupaten Paluta, acap kali truk angkutan kayu gelondongan tanpa dokumen resmi dari arah Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas) juga melintas tanpa ada hambatan dan sanksi tegas dari petugas yang berwenang. Sehingga terkesan sejumlah oknum telah menerima Rembang Pati (Rupiah) dari pengusaha-pengusaha nakal.

“Berasal dari mana, resmi atau ilegal kayu itu, saya tidak tahu. Katanya menebang kayu sembarangan ditangkap, tapi nyaris tak pernah melihat angkutan kayu yang melintas diperiksa lalu ditahan sama petugas,” keluh Zainal warga Kecamatan Batang Onang yang sering memandangi mobil jenis Colt Diesel bermuatan kayu sedang melintas.

Ia menyebut, beberapa waktu lalu sejumlah pemuda setempat dari kecamatan Batang Onang pernah berinisiatif menanyakan seorang sopir truk bermuatan kayu yang sedang melintas perihal dokumen pengangkutan dari pihak kehutanan. Saat itu sang sopir hanya bisa menunjukkan dokumen berbentuk copy an yang diduga dipalsukan sindikat ilegal logging.

“Saat dicek, kayu berbentuk gelondongan didalam truknya juga tidak dilekati label yang memiliki barcode, kemudian dokumen yang ditunjukkan hanya kertas copy an saja,” paparnya lagi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber Minggu (29/5/2022), aktivitas pembalakan liar dari hutan di wilayah Kabupaten Palas dan Paluta hingga kini masih marak, hal ini diketahui dari leluasanya angkutan kayu yang lalu lalang di jalan lintas Sumatera via Sosopan. Diduga hal ini juga menjadi salah satu obyek yang dimanfaatkan oknum aparat.

Cektunggul

Sumber yang tidak berkenan ditulis namanya itu menyebut, kayu diduga ilegal yang diangkut sejumlah truk diambil dari sejumlah tempat, diantaranya berasal dari Desa Huta Baru Kecamatan Sosopan, Kabupaten Palas dan berasal dari Desa Batu Mamak Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Paluta. Dengan modus memiliki dokumen yang diduga dipalsukan.

“Menurut saya, maraknya aktivitas illegal logging ini juga di back up sejumlah oknum aparat. Dalam hal ini saya menilai penegak hukum lemah pengawasan, baik di wilayah Kabupaten Palas maupun Kabupaten Paluta,” pungkas sumber yang cukup mengerti dengan permainan kayu ilegal.

Amatan awak media, dalam kurun waktu setahun ini, pihak kepolisian baik dari Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) maupun Polres Palas minim informasi atau pemberitaan tentang penindakan terhadap sindikat illegal logging di wilayah tersebut.
Demikian halnya dengan Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah Sumatera. Sehingga terkesan, aktivitas penebangan dan pengangkutan kayu tersebut memiliki izin dan dokumen yang resmi dari pemerintah.(DTT)


Klik Logo Diatas
Streaming 100.3FM Radio Elgangga

Siapakah Calon Walikota Bekasi 2024? Polling Diselenggarakan Oleh mediapatriot.co.id

View Results

Loading ... Loading ...


Baca Juga Berita Terbaru Hari Ini Seputar Politik, Pendidikan, Ekonomi, Bisnis, Sosial, Budaya, Pertahanan, Keamanan, Luar Negeri dan Dalam Negeri



Promosi Produk Harga Murah dengan Diskon Besar Hanya di Media kami Hubungi Bagian Promosi & Iklan mediapatriot.co.id KLIK DISINI


Posting Terkait

Jangan Lewatkan