Tegal – Media Patriot Nasional. Kades Slawi Kulon, Hesti Puryanti, SE memberikan klarifikasi terkait pernyataannya di media sosial yang sempat menimbulkan perdebatan di kalangan wartawan. Dalam pertemuan eksklusif di kantornya, Hesti menegaskan bahwa ia tidak pernah menantang wartawan, melainkan selalu terbuka dan siap menerima para jurnalis kapan saja.
Klarifikasi dari Kades Slawi Kulon
Hesti Puryanti menjelaskan, “Saya tidak pernah merasa menantang wartawan. Siap menerima kawan-kawan jurnalis dari manapun.” Pernyataan ini ditegaskan saat ia ditemui oleh Media Patriot Nasional di kantornya. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan hubungan dengan media selalu menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan yang ia ambil. Sikap terbuka ini menjadi bukti bahwa Kades Slawi Kulon menghargai peran media sebagai pengawas publik.
Kebijakan Ketahanan Pangan dan Transparansi
Kades Slawi Kulon juga menyoroti program ketahanan pangan yang menjadi tanggung jawabnya. Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan selalu dijalankan sesuai dengan regulasi dan hasil musyawarah bersama masyarakat.
Hesti menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil selalu berdasarkan musyawarah dan konsultasi dengan pihak terkait, termasuk aparat desa dan warga. Hal ini menunjukkan komitmen Kades Slawi Kulon untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi di setiap program yang dijalankan.
Hubungan Baik dengan Wartawan
Meskipun sempat ada isu yang beredar di media sosial, sikap Hesti terhadap wartawan tetap positif. Ia menyatakan, “Saya jawab kalau kalian mau menebar isu kejelekan, monggo, saya tidak takut. Tapi kenyataannya hari ini belasan jurnalis saya terima dengan baik.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Kades Slawi Kulon tidak menghindari kritik, melainkan lebih memilih pendekatan terbuka untuk membangun komunikasi yang konstruktif.
Kehadiran wartawan di kantor Desa Slawi Kulon disambut hangat, dan pertemuan tersebut berlangsung lancar. Kades Slawi Kulon menunjukkan bahwa isu yang tersebar di media sosial tidak mencerminkan sikapnya terhadap dunia jurnalistik, melainkan hanya merupakan salah paham internal yang sudah diselesaikan.
Penyelesaian Masalah Internal
Selain menjelaskan hubungannya dengan media, Hesti juga menekankan bahwa masalah internal telah selesai. “Untuk masalah saya dengan internal sudah selesai, begitu pun dengan perbedaan pendapat. Pokoknya saya tidak menantang, tapi siap menerima wartawan kapanpun!” kata Hesti Pernyataan ini menegaskan bahwa Kades Slawi Kulon tetap profesional dalam menangani persoalan internal, tanpa melibatkan pihak luar secara negatif.
Peran Media dalam Pengawasan Publik
Dalam kesempatan yang sama, Kades Slawi Kulon menegaskan pentingnya peran media sebagai pengawas publik. Ia menyambut kehadiran wartawan dari berbagai media untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas program yang dijalankan. “Saya selalu siap untuk klarifikasi dan berdiskusi dengan wartawan, karena itu bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemimpin wilayah,” jelas Hesti
Kesimpulan dan Pesan Positif
Kasus yang sempat menimbulkan salah paham kini telah selesai dengan baik. Kades Slawi Kulon menegaskan sikap terbuka terhadap wartawan dan transparansi dalam program ketahanan pangan. Hubungan antara pemerintah Desa dan media kini kembali harmonis, menjadi contoh bagaimana komunikasi yang baik dapat menyelesaikan konflik dan memperkuat kerja sama untuk kepentingan publik.
Dengan klarifikasi ini, masyarakat dapat melihat bahwa Kades Slawi Kulon memiliki sikap profesional, terbuka, dan siap bekerja sama dengan media untuk menjalankan program pemerintah secara transparan dan akuntabel. Sikap ini juga menjadi motivasi bagi pejabat lain untuk membangun komunikasi yang baik dengan publik dan media, agar setiap program dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat.(NurDibyo)
