Kota Bekasi, MediaPatriot.co.id — Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kota Bekasi sukses menyelenggarakan “Makeup Competition 2025” yang berlangsung meriah di Hotel Grand Arsyilla, Kota Bekasi, pada Selasa, 11 November 2025.
Acara bergengsi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah, dengan total 100 peserta seminar dan 35 peserta lomba yang menampilkan kreativitas dan keterampilan dalam seni tata rias pengantin.
Ketua HARPI Melati Kota Bekasi, Trias Retna Ningrum, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran dan inspirasi bagi para makeup artist (MUA) muda di Bekasi dan sekitarnya.
“Hari ini kami menggelar Makeup Competition 2025 dengan menghadirkan narasumber dan tamu spesial, Galih Make Up Artist dari Yogyakarta — sosok yang saat ini sangat viral dan berpengaruh di dunia tata rias. Kami berharap kehadirannya dapat memotivasi para MUA muda dan pemula untuk terus berkarya dan menapaki jejak sukses di dunia kecantikan,” ujar Trias.

Acara ini menjadi salah satu agenda penting HARPI Melati dalam memperkuat posisi organisasi sebagai wadah pengembangan profesionalisme bagi para perias pengantin. Melalui kegiatan seperti ini, HARPI berupaya melestarikan tata rias pengantin tradisional dan adat Nusantara, agar tidak tergerus oleh tren modern yang semakin mendominasi industri pernikahan.
“Kami berharap HARPI Melati terus berkibar dan menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya Indonesia di bidang tata rias pengantin. Nilai-nilai tradisi yang melekat pada riasan adat perlu terus dijaga agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” tambah Trias.
Dengan semangat kolaborasi dan pelatihan berkelanjutan, HARPI Melati Kota Bekasi berkomitmen untuk terus membina generasi perias muda agar tidak hanya memiliki keterampilan artistik yang unggul, tetapi juga memahami nilai budaya dan filosofi di balik setiap riasan pengantin Nusantara.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran HARPI sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mendorong inovasi di dunia kecantikan — menciptakan perias yang profesional, kreatif, dan berkarakter budaya Indonesia.
(Red Irwan)











